Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 8 Februari 2017   06:38 WIB
TERUNTUKMU, WAHAI WANITA PENDENDAM

Itu bukanlah sebuah puisi,
melainkan air mata yang meluap dan tak bisa diredam.
yang selalu abadi, hingga menemui ajalnya.

Itu bukanlah sekedar untaian dari kata-kata yang pernah terluka.
tetapi adalah bukti bahwa cinta dan setia yang bertahan
meski ia tenggelam dan hidup dalam pahit air matanya sendiri.

Itu bukan puisi, wahai wanita pendendam.
itu bukanlah sebuah puisi
melainkan bahagia yang di kubur hidup-hidup
yang berada di bawah kakimu yang gemetaran.
 

Kamar gelap, 16/08/16

 

Karya : Yudhie Noer