Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 13 Maret 2018   07:22 WIB
Kebenaran Teori Evolusi Darwin

Teori Darwin adalah salah teori yang terkenal sekaligus kontroversial.  Dalam teorinya, Darwin berpendapat bahwa manusia berasal dari kera.   Nenek moyang manusia adalah kera yang berevolusi menjadi manusia modern seperti sekarang ini.

Secara kasar, teori ini menyebutkan bahwa nenek moyang manusia adalah kera.  Kera tersebut secara bertahap mengalami perbaikan biologis selama jutaan tahun sehingga menjadi manusia.

Teori itu tentunya salah dan sudah banyak ahli yang tidak menyetujuinya. Namun cobalah baca secara terbalik. Maksudnya sebutlah bahwa manusia modern saat ini justru sedang berevolusi secara terbalik menjadi kera.

Tentu bukan dalam artian fisiknya namun yang berevolusi adalah kelakukan umat manusia. Nyatanya memang ada sebagian manusia yang secara kelakukan justru sedang berevolusi secara terbalik.

Manusia modern atau manusia yang benar-benar manusia dengan segala macam pengetahuan yang telah didapat seharusnya adalah manusia yang memiliki rasa kemanusiaan tinggi. Jadi bila ada segelintir manusia yang tega memakan sesamanya, menyengsarakan sesamanya, menyakiti sesamanya, menghina atau memfitnah sesamanya dan perbuatan keji lainya bukankah itu berarti dia sedang berevolusi secara terbalik.

Oleh Sang Pencipta, binatang jelas tidak diciptakan sesempurna manusia. Bagi binatang, hidup mereka adalah untuk bertahan hidup. Memakan sesamanya tidak akan menjadi masalah besar asalkan bisa tetap hidup.  Jadi ketika perilaku kita sudah mirip dengan perilaku binatang, secara tidak sadar kita mungkin sedang berevolusi.

Bukan menyamakan dengan binatang, tetapi kita semua seharusnya mulai berkaca.  Mengkoreksi diri, melihat perilaku kita, dan merenungkan apa yang sudah kita lakukan selama hidup ini.   Apakah kita sudah berperilaku sebagai manusia yang benar-benar manusia.  Atau, jangan-jangan kita adalah manusia  berwatak dan berkelakuan binatang.

Apakah manusia yang benar-benar manusia tetap tidak malu untuk kemudian menyejajarkan perilaku mereka dengan binatang. Jika tetap tidak merasa malu, bisa jadi teori evolusi Darwin memang benar adanya, jika dibaca secara terbalik.

Apakah kita sedang mengalamai evolusi terbalik sesuai teori Darwin. Semoga saja tidak dan itu perlu dibuktikan dengan perilaku kita.

Karya : Tyo Joyoteras