Fitur Perhitungan dalam Software Akuntansi Terintegrasi

Tri Haryadi
Karya Tri Haryadi Kategori Ekonomi
dipublikasikan 30 Januari 2017
Fitur Perhitungan dalam Software Akuntansi Terintegrasi

Jika dilihat belakangan seorang yang memiliki latar pendidikan akunting menjadi salah satu yang paling banyak dicari di hampir semua lini pekerjaan.  Akuntan memang memiliki kemampuan khusus yang tak banyak dimiliki oleh orang kebanyakan. karena kompleksitasnya, mulai dari menghitung alur kas pemasukan, penjualan, menghitung pph 21 dan sebagainya. Dengan banyaknya permintaan di berbagai industri di Indonesia, maka tak heran jika ternyata banyak perguruan tinggi yang khusus untuk mengakomodasi keperluan tersebut dengan membuat jurusan khusus akuntansi.  Divisi akunting mutlak dibutuhkan bagi sebuah bisnis, baik bisnis kecil, sedang hingga tingkat korporasi. Oleh karenanya semua perusahaan pastinya memiliki setidaknya satu atau dua orang yang memiliki spesialisasi khusus ini.

Meskipun tak bisa tergantikan posisinya, namun kini jaman telah berubah, dan berubah juga metode serta teknologi yang digunakan. Berbeda dengan dulu dimana kegiatan ini lebih banyak dilakukan secara manual menggunakan Ms. Excel, maka kini menjadi jauh lebih mudah yaitu dengan menggunakan sebuah software khusus yang terintegrasi dengan perusahaan yang bersangkutan. Setidaknya ada dua jenis software atau aplikasi yang digunakan oleh sebuah perusahaan, yaitu software payroll dan juga software akuntansi tentunya.

Software ini relatif cukup mudah untuk ditemukan karena saat ini sudah cukup banyak perusahaan-perusahaan penyedia layanan yang menjual atau menyewakan aplikasi ini. Misalnya saja Sleekr, Krishand, Zahir dan beberapa perusahaan lainnya. Dengan begitu banyaknya pilihan, maka Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan, jenis serta fitur apa saja setidaknya yang diperlukan bagi bisnis Anda. 

Khusus untuk fitur sendiri ada beberapa jenis yang paling umum ada adalah sebuah software akuntansi ini, diantaranya adalah:

1. Neraca keuangan, ini adalah perhitungan satu periode untuk sebuah laporan akuntansi yang menunjukkan hasil akhir keuangan sebuah perusahaan, jadi untung ruginya dapat dilihat dari sini. Tujuan keberadaan dari neraca keuangan ini adalah sajikan informasi secara mendalam, khususnya untuk melihat setiap transaksi yang dilakukan selama satu tahun terakhir. Fitur tambahan yang juga disertakan adalah rumus menghitung pph 21 dengan mudah.

2. Bagian inventory, apa yang dimaksudkan sebagai inventory ini? Ia dikenal sebagai aset yang ada dalam sebuah perusahaan yang bentuknya sendiri adalah barang-barang, baik itu yang siap dijual atau unit kerja mereka. nantinya dalam sebuah laporan ini adalah yang dinamakan sebagai menu gudang, maka semua yang masuk dalam aset akan digolongkan kedalam inventory ini.

3. Purchasing atau pembelian, dari sekian banyak fitur bisa dikatakan ini yang nantinya akan paling banyak diisi, karena memang semua jenis pembelian yang masuk akan ditulis dalam fitur ini, dan juga disertai dengan bukti, seperti nota-nota yang ada.

4. Penjualan, tak jauh berbeda dengan pembelian, maka selain keluar uang, nantinya juga ada pemasukan barang-barang yang sudah dijual tersebut, semua datanya akan masuk dalam penjualan ini. Ia juga arus disertai dengan bukti, detail-detail jika ada potongan harga juga pengenaan pajak.

5. Stock opname, khusus untuk bagian yang satu ini hanya diisi dengan unit-unit stock barang yang ada dalam gudang dan belum terpakai. Ini berguna dalam melakukan sistem pengendalian internal.

Banyak memang jenis-jenis fitur software untuk bisnis ini. Sehingga bagi yang masih awam tentunya harus belajar terlebih dahulu mengenai software ini. Bisa dikatakan ini pekerjaan yang tak mudah karena membutuhkan orang-orang yang benar detail sehingga tak terjadi kesalahan.

  • view 105