Obat HIV AIDS Tradisional

Lovina Tang
Karya Lovina Tang Kategori Kesehatan
dipublikasikan 17 Juni 2017
Obat HIV AIDS Tradisional

Obat HIV AIDS Tradisional - Salah satu virus paling mematikan di dunia hingga saat ini ialah virus HIV yang tersebar di seluruh bagian dunia. Human Immunodeficiency Virus adalah kepanjangan dari HIV yang merupakan jenis virus yang mengakibatkan AIDS.

Banyak orang menganggap HIV atau AIDS itu adalah virus yang sama padahal berbeda, AIDS itu kependekan kata dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan suatu kondisi akibat komplikasi dari banyak penyakit karena sistem imunitas tubuh seseorang telah rusak karena infeksi HIV.

Orang yang terinfeksi virus HIV ini membutuhkan waktu tahunan untuk menjadi pengidap AIDS. Sejak awal HIV menginfeksi ke dalam sistem kekebalan tubuh dibutuhkan sekiranya 5 sampai 10 tahun untuk berubah menjadi AIDS. HIV dapat menular ke seseorang yang belum terkena infeksi virus ini melalui cairan / darah dalam tubuh, antara lain:

  1. Melalui transfusi darah yang telah tercemar dengan HIV.
  2. Pemakaian jarum suntik tidak steril, tidak mengganti jarum atau digunakan secara bergantian tanpa disterilkan merupakan media yang tepat untuk penularan virus HIV. (Contoh penggunaan jarum suntik pada kalangan pemakai narkoba).
  3. Penggunaan jarum suntik secara berulang. Contohnya seperti proses imunisasi, penyuntikan obat, penggunaan alat tusuk tembus kulit (alat tindik, alat facial wajah, dan tato).
  4. ASI (Air Susu Ibu) seorang ibu yang memberi ASI kepada bayinya memiliki potensi untuk menularkan HIV positif kepada bayinya.
  5. Cairan pada alat kelamin, hubungan intim tanpa memakai kondom akan menjadi media penularan HIV yang paling banyak terjadi terutama orang yang mempunyai gaya hidup seks bebas tanpa pengaman.

Tahapan Fase Fase Infeksi HIV menjadi AIDS

Perkembangan infeksi virus HIV pada tubuh penderitanya, membutuhkan waktu 5 sampai dengan 10 tahun setelah terkena infeksi awal dari HIV. Berikut fase fase perkembangan HIV:

  1. Fase awal terkena infeksi HIV, gejala yang dialami mirip dengan flu sepert demam, lemas, terasa nyeri pada persendian, batuk, sariawan, radang tenggorokan, disertai bengkaknya kelenjar getah bening yang merupakan pengatur sistem kekebalan tubuh. Biasanya gejala gejala yang dialami tersebut akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan hari.
  2. Fase tanpa gejala, walaupun tidak ada gejala namun pada tes darah ditemukan adanya virus HIV (HIV positif) dan fase ini merupakan fase terlama sekitar 5 sampai 7 tahun karena virus HIV membutuhkan proses panjang untuk merusak daya tahan tubuh pengidapnya.
  3. Fase ARC (AIDS Related Complex), pada fase akhir ini muncul tanda tanda awal AIDS. ARC merupakan istilah yang dipakai apabila ada dua atau lebih gejala AIDS yang berlangsung akibat komplikasi penyakit / virus lain yang menyerang karena sistem kekebalan tubuh telah rusak sepenuhnya.

Bagi para pengidap HIV AIDS, tidak ada kata terlambat bagi yang memiliki niat dan usaha untuk sembuh, memang penyakit HIV AIDS belum ada obatnya jika kondisinya sudah terlanjur parah. Tapi bagi yang baru mengalami gejala gejala awal saja, kemungkinan untuk sembuh masih terbuka yaitu dengan mengkonsumsi tanaman obat HIV AIDS tradisional yang alami untuk meningkatkan imunitas tubuh sehingga infeksi virus HIV mampu ditekan jumlahnya di dalam tubuh kita bahkan bisa dilenyapkan. Berikut tanaman obat yang biasa digunakan dalam pengobatan tradisional tersebut:

  • Manggis

Buah manggis terkenal akan cita rasa daging buahnya yang manis dan asam menyegarkan, sehingga buah manggis menjadi favorit ketika sedang musimnya. Namun tahukah anda bagian lain dari buah manggis ini juga dapat memberikan manfaat yang sangat baik yaitu kulit manggis, memang kulitnya mempunyai bentuk yang lumayan keras dan rasanya juga pahit, namun dibalik semua itu, kulit dari buah manggis ini mengandung manfaat yang sangat terkenal dengan kandungan senyawa anti oksidan yang bernama xanthone untuk obat HIV AIDS tradisional.

Kandungan xanthone yang berasal dari kulit buah manggis ini banyak diolah menjadi ekstrak dikarenakan mampu mencegah berbagai penyakit yang mengganggu kesehatan tubuh manusia. Salah satu khasiat dari senyawa yang berasal dari kulit buah manggis ini dapat menguatkan sistem imunitas tubuh yang tentunya sangat berhubungan untuk mengobati penyakit HIV AIDS.

  • Daun Sirsak

Daun sirsak ini memiliki manfaat yang jauh lebih banyak ketimbang buahnya pada faktanya. Mengapa demikian? Karena, di dalam obat HIV AIDS tradisional daun sirsak ada banyak sekali kandungan senyawa anti oksidan aktif yang berkhasiat seperti kandungan acetogenins, annocatalin, annocatin, annohexocin, annonacin, anonol, caclourine, annomourine, annomouricin, gentisic acid, gigantetronin, lineloid acid dan juga muricapentosin.

Semua senyawa tersebut bersifat anti kanker dan anti virus yang sangat baik untuk menghancurkan bibit penyakit yang ada di dalam tubuh manusia. Sehingga daun sirsak ini diyakini mampu menaikkan sistem imunitas tubuh untuk melawan virus HIV dan sel kanker, menambah stamina serta kebugaran tubuh.

  • Sambiloto

Jenis tumbuhan yang tumbuh secara liar ini dapat dijumpai di tempat tempat seperti pinggir sungai, kebun, tanah kosong yang lembab / di halaman rumah. Di dalam obat HIV AIDS tradisional tanaman sambiloto ini terdapat kandungan andrographolice & panicolin yang bermanfaat untuk menaikkan sistem imunitas tubuh. Tanaman dengan cita rasa yang pahit pada daunnya ini juga dipercayai bisa mencegah virus HIV / AIDS.

  • Meniran

Walaupun meniran termasuk ke dalam jenis tanaman semak, akan tetapi jangan dianggap remeh, sebab tanaman ini mempunyai khasiat & manfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Obat HIV AIDS tradisional dari tanaman herbal meniran ini merupakan jenis tumbuhan khas Indonesia.

Secara klinis, ekstrak meniran sudah dibuktikan bersifat immunistimulan / bisa merangsang imunitas tubuh, sehingga kuat akan serangan penyakit. Didalam tanaman obat HIV AIDS tradisional  ini terdapat kandungan beberapa komponen kimia, seperti flavonoid yang dapat merangsang sistem kekebalan tubuh manusia supaya dapat bekerja dengan lebih baik. Tanaman herbal ini dipakai untuk terapi tambahan pengidap penyakit HIV/AIDS.

  • Bunga Geranium

Geranium adalah jenis bunga yang berukuran kecil dan biasa tumbuh secara bergerombol. Obat HIV AIDS tradisional dari bunga geranium ini memiliki variasi warna seperti biru, pink, ungu atau putih. Bunga geranium sering dimanfaatkan untuk sebagai bahan dasar obat penolak nyamuk. Namun belakangan ini penelitian menunjukkan bahwa ternyata bunga geranium dapat menangkal virus HIV. Dari ungkapan para peneliti ekstrak bunga geranium mampu menjadi obat terbaru untuk menangkal virus HIV tipe 1.

Selain menggunakan obat HIV AIDS tradisional yang telah disebutkan di atas, HIV/AIDS juga bisa disembuhkan dengan menggunakan produk herbal yang terbuat dari ekstrakan tanaman herbal pilihan seperti zaitun, manggis, acai berry, blueberry, tomat dan delima merah. Selain itu ada pula produk herbal yang terbuat dari ekstrak daun sirsak dan tanaman keladi tikus.

Yang mana dengan memilih menggunakan produk herbal yang mengekstrak jenis tanaman tersebut pun bisa sangat membantu Anda mengobati penyakit HIV/AIDS yang diderita. Karena hasil dari proses ekstraksi semua tanaman obat HIV AIDS tradisional tersebut mengandung banyak sekali senyawa aktif yang berkhasiat membantu menyembuhkan HIV/AIDS secara alami.

Dilihat 33