(10) Sang Angin : Mungkin

Bina Raharja
Karya Bina Raharja Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 25 April 2016
(10) Sang Angin : Mungkin

Hari-hari seperti biasa lagi. Pagi demi pagi datang berganti. Beberapa pagi, beberapa kali, hal-hal tak terduga dan tak diharapkan memang terjadi. Seperti pada pagi ini.

Mentari datang seperti biasa, embun pun menguap pelan bersahaja. Tetapi, anak laki-laki dengan tas oranye itu tidak tampak. Dari seratus meter, dari gerbang sekolah, bahkan hingga berjalan di atas paving sekolah, aku tidak merasakan kehadirannya beberapa meter di belakangku.

Saat itu, melihat ke belakang tanpa dia adalah sebuah kehampaan. Menyedihkan. Rasanya, aku tidak menginginkan kaca spion!

Mungkin aku butuh teleskop. Jika ia tidak bersama mentari timur, ke bintang mana dia tersesat pagi ini?

Mungkin aku butuh mikroskop. Bisa saja ia masih terlelap pada butir-butir nano titik mimpi.

Mungkin aku butuh periskop. Karena kalau saja ia ada di permukaan kenyataan, sementara aku tenggelam di dasar harapan...

Ah,

Mungkin dia terlambat bangun, aku yang kepagian.

Mungkin dia bangun dan berangkat lebih cepat, aku yang kesiangan.

Mungkin...

Mungkin aku belum beruntung pagi ini, besok akan kucoba lagi!_

  • view 89