Curhatan Teman

Bima Putra Prasetya
Karya Bima Putra Prasetya Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 21 April 2017
Curhatan Teman

Cahaya? Tujuan? Apapun itu, semua itu Tentangmu.

 

Hai Cinta, apa kabar? Ku harap kau selalu dan selamanya akan baik-baik saja.

Seperti yang kau tahu, aku bukanlah seorang penulis yang baik, bahkan aku membutuhkan waktu yang lama ketika menjawab suatu pesan singkat di handphone. Tetapi dengan tulisan ini, ku harap kau dapat terus menyelipkan tentang ingatan-ingatan tentangku di antara ingatan-ingatanmu yang indah itu.

Disini aku mengatakan bahwa aku mencintaimu, aku benar-benar mencintaimu, bahkan lebih dari mencintai diriku sendiri, dan aku tidak berharap bahwa kau perlu membalas perasaanku ini dengan level yang sama. Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau, semua pikiranku hanya tertuju padamu, dan tak disangka hatiku pun menutup pintunya bagi orang lain selain dirimu.

Semua tentang mu, tentang dirimu, hanya dirimu. Dan saat ini, hanya dirimulah tujuanku. Apapun akan kulakukan agar kau mengakuiku, hanya mengakui, cukup mengakui bahwa aku mencintaimu. Mengakui cinta yang ku berikan tulus kepadamu. Cinta yang selalu memberikan harapan baru ketika aku sedang jatuh. Cinta yang selalu terucap didalam doaku. Dan cinta inilah yang selalu membuat aku bertahan di dalam sesulit apapun cobaan dan ujian yang menghampiriku. Yang selalu mengingatkan aku denganmu.

Bagai udara yang selalu ku hirup, dan seperti itulah dirimu, menjadi bagian yang penting di dalam hidupku.

Aku pun bingung pada diriku sendiri, kau hanyalah gadis biasa, bukan model, bukan artis, atau pun bukan penyandang nama terkenal. Tapi ada sesuatu pada dirimu yang membuat banyak orang tertarik padamu. Seperti magnet yang dapat menarik logam-logam disekitarnya, dan aku pun salah satunya, salah satu dari sekian banyak orang yang juga mengagumimu, yang mengharapkanmu, yang memikirkanmu.

Entah sebanyak apa pun kata, kalimat, atau paragraph tidak dapat menyelesaikan dan menjelaskan dirimu. 500 giga atau 1 triliyun tera pada harddisk pun tidak akan cukup untuk menyimpan semua puisi-puisi tentangmu. Dan itu semua tentangmu, hanya dirimu. Seseorang yang selalu meng-indahkan hari-hariku. Yang telah memberikanku kebahagiaan di kehidupanku. …. (seseorang).

  • view 49