JALAN

Ujank Ahmad Solihin
Karya Ujank Ahmad Solihin   Kategori Puisi
dipublikasikan 29 Maret 2016
JALAN

Aku diam

Aku padam

Aku terlelap dan terbenam

Aku memaknai dalam nuasana yang buram, saat rasa tak berujar lagi legam.

Namun harus terus dirasakan

Tentu harus diperjuangankan

Pasti dalam sebuah destonansi yang berujung jawaban

Tapi sampai kapan??

Tapi memang harus bertahan??

Tapi harus merasa keraguan??

Kususri terus dalam lingkup makna ragu

Tapi harus terus digugu

Tapi memang jangan gagu

Tapi realitasnya jangan ambigu


Kapan sebenarnya dirasakan dengan baku?.?

Berujar terus kini pada terangnya burung hantu

Kini terlampir jelas sebuah makna

Tapi datar

Tak bisa mengakar

Berujung jadi tersasar

Pada saat ini sedikit tampak

Tapi sulit

Menjadi melilit

Melajur pelit

Dibawa pada makna yang berujung tak bertepi lagi


Oh kapan dan kapan akan diam dalam nyamanya nada surga??

Tanya pada rumput bergeming pada kerasnya hentakan pahit.

Dalam diam ada dua

Dalam kerja ada makna

Semoga ada rasa yang terlajur menjadi buah yang terlampir cinta


Pojok Kelas @Jakarta Selatan 29/03/16 | 11.37?

  • view 124