Dr. Nao Tanaka

B.R. Karya
Karya B.R. Karya  Kategori Tokoh
dipublikasikan 01 Maret 2016
Dr. Nao Tanaka

Beberapa bulan yang lalu, tepatnya tanggal 21 Agustus 2015, saya menghadiri sebuah seminar yang diadakan oleh Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA). Seminar ini diadakan di Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan bertemakan tentang lingkungan dan teknologi alternatif di Indonesia. Pembicaranya adalah seorang berkebangsaan Jepang bernama Dr. Nao Tanaka.

Awalnya saya menghadiri acara ini karena iseng. Saya belum pernah mengikuti seminar dengan pembicara dari luar negeri. Dalam pikiran saya, barangkali ini bisa jadi pembelajaran melatih listening Bahasa Inggris yang baik. Namun saya terkejut ketika Dr. Tanaka menyampaikan materi dengan Bahasa Indonesia yang tertata dengan rapih. Bahkan beliau memulai dengan berucap Assalamu'alaikum pula!

Materi diberikan dengan sederhana. Saya yang buta tentang teknik lingkungan pun dapat mengerti. Poin utama yang diangkat adalah bagaimana masyarakat pedesaan terpencil di Indonesia mampu mengelola lingkungan secara mandiri dan memiliki sanitasi yang memadai. Tapi poin yang paling menarik hati dari seminar ini adalah Dr. Tanaka sendiri.

Dr. Tanaka saat memberikan seminar pada 21 Agustus 2015 di Gedung Chevron Fakultas Teknik Universitas Indonesia. (via twitter)

Dr. Tanaka mendirikan sebuah LSM dalam menjalankan misinya. Misinya yaitu mengaplikasikan teknologi yang?dalam bahasa Dr. Tanaka sendiri?tepat guna bagi masyarakat pedesaan Indonesia. Teknologi ini adalah dalam hal pemberdayaan lingkungan dan terutama dalam masalah sanitasi. Dan beliau telah melaksanakan misinya ini selama lebih dari 25 tahun! Ternyata ketika saya masih gemar menonton Satria Baja Hitam di televisi, Dr. Tanaka sudah aktif mengabdi bagi negeri.

Sebelum aktif dalam kegiatan sosial, Dr. Tanaka pernah terjun dalam dunia perminyakan. Ketika sesi tanya jawab, beliau ditanya mengapa menjadi sukarelawan padahal sudah enak kerja di bidang yang pastinya gajinya sangat besar. Beliau menjawab (saya lupa perkataan persisnya), "Ada orang yang puas dengan kekayaan tapi tidak semua orang demikian." Dan beliau adalah salah satunya.

Demikianlah Dr. Tanaka. Beliau orang yang puas bukan dengan materi, tapi dengan memberi. Masih ada ya orang kayak gini? Hmm...

Profil
Dr. Nao Tanaka lahir 1951 di Tokyo. Sesudah tamat dari Universitas Tokyo jurusan applied chemistry, bekerja di perusahaan perminyakan di bidang rekayasa refining, IT, daur ulang limbah plastik, bio-teknologi, dan pengolahan air limbah sebagai insinyur dan kepala insinyur. Memperoleh gelar S3 dari Universitas Tohoku di bidang bio-chemistry. Mendirikan LSM APEX (Asian People Exchange) pada 1987 bersama beberapa temannya, bergiat sebagai direktur eksekutif (sukarelawan). Bersama APEX, Dr. Nao Tanaka mengembangkan beragam teknologi ramah lingkungan yang memajukan masyarakat dunia ketiga.
- dicomot dari buku Teknologi Tepat Guna & Dunia Alternatif

?

Sumber gambar thumbnail?(telah diolah kembali)


  • Mochamad Syahrizal
    Mochamad Syahrizal
    1 tahun yang lalu.
    Yah orang yang peduli untuk Negeri kita malah orang dari luar :/

    • Lihat 1 Respon

  • Irfan Kriyaku.com
    Irfan Kriyaku.com
    1 tahun yang lalu.
    Teknologi tepat gunanya seperti apa contohnya ya?

    • Lihat 3 Respon

  • Pemimpin Bayangan III
    Pemimpin Bayangan III
    1 tahun yang lalu.
    Inspiratif... ^_