Isi Kepala yang Berceceran di Udara

Belly Rismona Putri
Karya Belly Rismona Putri Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 20 Februari 2016
Isi Kepala yang Berceceran di Udara

Saya tidak benar-benar tahu apakah judul ini tepat untuk menggambarkan pemikiran saya, sebuah hal yang saya ragukan untuk bisa menyebutnya sebagai sebuah 'gagasan'. Seseorang telah membangunkan saya pagi ini, membangunkan saya lewat tulisannya. Saya lebih nyaman menyebut hal ini sebagai 'buah pemikiran' atas segala sesuatu yang berseliweran di otak saya, setidaknya untuk pagi ini.

Menulis membuat saya menjadi manusia, kasarnya, saya ingin memengaruhi semua orang untuk memanusiakan dirinya sendiri lewat tulisan. Saya senang ketika melihat antusias kelompok majalah di sekolah saya, khususnya, adik-adik junior saya. Mereka pasang telinga, mata, dan jiwa untuk belajar menulis, menulis apa pun, mungkin keaktifan saya di dunia tulis-menulis memang tidak ada apa-apanya, namun kecintaan saya pada dunia kepenulisan membuat saya terus berusaha untuk menghidupkan hidup saya.

Saya merasa menjadi 'saya' yang seutuhnya ketika saya bisa menulis dengan aliran yang saya bangun sendiri. Saya berusaha untuk bekerja sama dengan fikiran, hati, dan jiwa saya saat menulis. Berfikir-menulis-menghapus, kegiatan yang pasti saya alami, mungkin bukan hanya saya, tapi banyak di luaran sana yang mengalami hal serupa.

Selama ini saya hanya menulis untuk diri saya sendiri, menulis untuk jiwa saya, dan menulis untuk sesuatu tidak saya ketahui apa namanya. Saya teringat dengan dialog yang disampaikan Ludhe dalam film Perahu Kertas 'Setiap pelukis pasti akan menemukan bintang inspirasinya' dan saya menganalogikan sang pelukis itu adalah saya, saya adalah pelukis untuk hidup saya dan bintang inspirasi itu ada, hanya saja cahayanya mulai meredup dan saya berharap sinar itu akan kembali, meski saya harus menunggu lama.

Akhirnya, saya percaya bahwa buah pemikiran akan menghidupkan siapa saja, namun tidak setiap orang tahu bagaimana cara menghidupkannya, tidak perlu berguru untuk mencarinya karena setiap orang pasti tahu jawabannya, hanya saja mereka belum menemukannya.

?

Kota Metro, 20 Februari 2016.

?

?

  • view 122