Maukah Kau Memulainya?

Bella Savitri
Karya Bella Savitri Kategori Inspiratif
dipublikasikan 25 Maret 2016
Maukah Kau Memulainya?

Matahari pagi selalu sama, perasaan kita tidak. Seperti langit yang berubah sewaktu-waktu. Tidak seperti air yang mengalir, lebih seperti jalan yang terjal naik turun bergelombang.

Detik berdetik dalam jarak yang sama, perasaan kita tidak. Resah melihat waktu yang terus bergerak sementara diantara kita tidak pernah terjadi pengakuan. Tatap mata bertemu, senyum malu-malu. Pura-pura menghindar. Pura-pura bertanya kabar. Merah merona ketika nama terucap.

Aku tahu di antara kita saling menjaga diri. Tidak banyak hal yang bisa aku lakukan selain mendoakanmu. Tidak lebih dari itu. Sebab di antara kita bukanlah siapa-siapa. Perasaan yang kita miliki tidak lantas membuat kita menjadi saling memiliki, kan?

Sebab setiap perasaan memerlukan tindakan. Dan tindakan itu haruslah bertujuan. Bila aku menujumu, ingatkan aku untuk berpaling kepada Tuhan lewat matamu. Bertanyalah kabar tentang ibadahku.

Di antara kita tercipta samudera. Meski pada kenyataannya, kita bertemu dan saling sapa setiap hari. Berada dalam satu tempat yang sama. Jarak yang akan hilang dengan beberapa ikrar kata. Dan waktu, seperti kita tahu, tidak pernah bisa diajak berkompromi. Di antara kita tetap diam saja. Aku ingin mengatakan sesuatu tapi malu. Aku malu mengatakannya. "Maukah kau memulainya?"

  • view 209