Kado Pamrih

Bebe
Karya Bebe  Kategori Project
dipublikasikan 02 Oktober 2017
Imam Murid

Imam Murid


hidup adalah tentang bagaimana kita belajar dan mengajari. hidup dalam keadaan bahagia itu penting, tapi mengajak anak-anak berbahagia itu tidak semudah memasak mie instan rasa ayam bawang.

Kategori Humor

438 Hak Cipta Terlindungi
Kado Pamrih

Pada tanggal 3 November 1993 saudara saya lahir kemuka bumi dengan jenis kelamin perempuan, tanpa busana dan gundul seperti bayi pada umumnya. Dia adalah Anak dari kakaknya ibu saya. Saya sering memanggilnya dengan sebutan Mbak, mengapa saya panggil mbak itu karena disuruh Mama, disuruh uwa, disuruh kakek dan nenek saya dan semua orang di keluarga besar saya menyuruh saya memanggil Mbak. Meski bukan saya satu-satunya yang disuruh begitu, kucing juga  disuruh begitu. 

Pertanyaan saya dulu ketika masih SD

“Mah kenapa si mbak harus di panggil mbak ? kan bukan orang jawa ?”

“Kan bapaknya dari jawa”

“Klo bapaknya bukan jawa?”

“Ya nggak usah panggil mbak”

Sederhana sekali, saya cukup mengangguk dan anggukan itu telah mengubah hidup saya selamanya. Sampai sekarang saya tetap memanggilnya Mbak. Ah coba waktu itu saya tidak mengangguk pasti saya sudah memanggilnya dengan sebutan lain. Mbok misalnya.

Mbak Dyan bekerja sebagai bidan puskesmas di sukabumi. Nama puskesmasnya saya tidak tahu dan tidak berniat ingin mencari tahu.

Sebelum hari ulang tahunnya dia selalu memberikan kode-kode pada siapa saja yang dikehendakinya termasuk saya. Dia mencoba mengingatkan pada orang-orang bahwa hari ulang tahunnya jatuh pada 3 November. Dalam ucapannya menyiratkan “beri saya kado, apa saja yang penting bermanfaat dan tidak murahan” 

Pada tanggal 3 November 2016, saat saya datang kerumahnya. Ada boneka beruang berwarna pink dan itu sangat besar sekali .

Boneka beruang besar yang berwarna pink itu dia simpan di kasurnya dan di peluk-peluknya nya, di cium-ciumnya dan di pandang-pandangnya, kadang diajak ngobrol meski dia tahu bahwa dia tidak akan mendapatkan jawaban dari bonekanya itu.

Usul-punya usul, Hadiah besar itu di dapatkan dari kekasihnya yang berada  di Bandung. Harga boneka beruang itu bisa mencapai 200 ribu. Sungguh nominal yang bukan main-main bagi saya yang apabila saya memberikannya kepada kekasih saya 3 buah, itu sudah bisa menghabiskan seluruh upah saya selama sebulan mendidik anak manusia di sekolah.

Saya adalah orang yang selalu memikirkan pengeluaran dengan matang karena dulu saya anak IPS, belajar ilmu akuntansi meski sering remedial. Saya belajar tentang ilmu ekonomi juga, dan mencari informasi di internet tentang bagaimana cara menghemat pengeluaran karena motto yang saya pegang teguh sejak SD yaitu “hemat pangkal kaya”

Apa yang terjadi apabila saya mengularkan uang ratusan ribu untuk seseorang yang belum tentu menjadi pasangan hidup saya, apabila putus dikemudian hari, barang pemberian mantan tentu saja akan di buang, dilelang atau dilenyapkan begitu saja. Mubazir. Maka dari itu, memberikan sesuatu pada pacar tidak perlu berlebih, yang penting bermanfaat dan tidak murahan. Sisir misalnya, kaca spion, minyak kayu putih, kunci gembok, payung dan masih banyak lagi.

 Dihari itu, Si mbak menagih hadiahnya pada saya,

“Ya nanti, hadiahnya belum di bungkus kado !” jawab saya

Di hari berikutnya dia bertanya lagi tentang kado

“Ya nanti, bungkus kadonya belum beli”

Di hari berikutnya

“Ya nanti kadonya belum kefikiran”

Dan setelah itu dia menggerutu,

“Mbak nanti saya kasih kado, tapi jangan lupa tanggal 2 desember kasih saya kado!”

“ih pamrih”

“Ye jarang-jarang ada yang ngasih kado pamrih” jawab saya

“Ye pamrih aja bangga”

“Ye biarin, yang penting ada yang bisa di banggakan“

“Mbak, nanti saya kasih hadiahnya diatas 25 ribu ya, jadi nanti kadonya mbak juga harus diatas 25 ribu, klo kurang nanti minta di tuker”

“Yee.. itungan”

“Iya dong, buat apa di sekolahin tinggi tinggi kalau ilmu ngitungnya nggak kepake”

“Ye nembal wae manehmah” jawab si mbak, dalam bahasa indonesia nembal itu membantah dan maneh itu artinya  kamu

Beberapa hari kemudian, 15 hari setelah  si mbak ulang tahu, akhirnya saya baru sempat membeli kertas kado , setelah itu memikirkan apa yang harus saya berikan pada dia dan barang itu harus bermanfaat paling tidak awet dalam beberapa bulan kedepan.

Akhirnya saya mendapatkan ide untuk memberinya sebuah kado yang bernilai diatas 25.000. bermanfaat atau tidaknya bagi dia itu urusan pribadinya.

Malam-malam saya bungkus kado itu, sebuah minyak kemiri yang baru saja saya beli dari toko online dan masih baru. Khasiatnya adalah menumbuhkan bulu, melebatkan rambut dan menghitamkan rambut. Entah rambut mana yang ingin dilebatkan itu adalah urusannya, saya tidak usah tahu karena saya tidak mengurusi hidupnya. Biar orang tuanya dengan pacarnya yang mengurusi,.

Setelah saya bungkus, kemudian saya berniat untuk memberikan sertifikat ulang tahun yang menyatakan bahwa usianya sudah 23 tahun dan di tanda tangani oleh kakek saya.

Setelah selesai membuat desainnya, sayang aduh sayang warna di printer tidak karuan sehingga membuat saya mengurungkan niat saya itu.

Karena kado yang saya bungkus terlihat tidak istimewa, akhirnyasaya menambahkan tulisan yang sayabuat tempel di depannya bertuliskan

“Mentri kesehatan Uzbekistan mengucapkan selamat ulang tahun” kemudian saya urungkan karena kurang keren. Saya tidak tahu apa bahasa uzbekistannya selamat ulang tahun. Saya cari di google akhirnya saya menemukan ucapan selamat ulang tahun dengan bahasa korea

Jadilah sebuah tulisan seperti ini . MENTRI KESEHATAN KOREA SELATAN MENGUCAPKAN : 생일 축하합니다  saengil chukha hamnida meaning is selamat ulang tahun

Benar atau tidaknya saya tidak peduli . Si mbak juga pasti demikian, tidak akan mengetahui apakah itu benar bahasa koreanya seperti itu.

Belum cukup sampai situ “oke google, logo dinas kesehatan korea selatan” yang muncul logo kesehatan bakti husada yang sering saya lihat di puskesmas-puskesmas itu. ah sudah saya pakai karena sebentar lagi adzan  isya dan saya tidak boleh ambil pusing memikirkan hal sepele

Dikirimlah kado itu. tebak apa yang terjadi ?

Saat saya memberikan itu.

“Naon ieu ?” artinya “apa ini?

“Kado dari Mentri Korea Selatan”

“Astagfirulloh! Haha !!” dia ketawa saat melihat tulisan mana ada logo dinas kesehatan korea bertuliskan bakti husada.

“Ulang tahunnya kan tanggal 3 ! sekarangmah udah lebih 15 hari atuh !”

“Ih, kan dirikim paketya dari korea selatan, jadi lama”

“Ah sudah lah …” kemudian dia kocok-kocok kado itu.

“Ah ieumah minyak kemiri !”

“hahaha, inget ya, nanti 2 Desember harus ngasih kado di atas 25 ribu

“Hahaahahahahahahah” dia ketawa

Saya tidak, saya malah jadi waswas jangan jangan dia akan memberikan kado saya sebagai kado untuk saya nanti bulan Desember. Saya pulang karena harus menyiapkan tugas untuk besok mengajar.

Intinya saya tidak akan khawatir , paling tidak nanti desember meskipun sayajomblo, si mbak pasti akan memberikan saya kado. “Mbak kasihanilah saya, saudaramu yang jomblo dan jarang mendapatkan kado”

  • view 56