Tentang Inspirasi

Bayu Efka Leigraha Noor
Karya Bayu Efka Leigraha Noor Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 Februari 2016
Tentang Inspirasi

Guru yang baik adalah guru yang mampu menyampaikan pengetahuan kepada peserta didiknya. Guru terbaik adalah guru yang mampu menginspirasi peserta didiknya.

Apa yang akan terjadi jika banyak guru mampu menginspirasi peserta didiknya? Andaikan boleh berandai-andai, jika satu guru mampu menginspirasi sepuluh peserta didiknya, berapa banyak peserta didik yang terinspirasi dari sesamanya. Pastinya akan banyak inspirasi yang tercipta.

Berbicara mengenai inspirasi, inspirasi banyak digambarkan dengan simbol sebuah lampu yang mampu memberikan cahaya bagi yang ada di sekitarnya. Sesuai dengan simbol tersebut dapat diartikan bahwa inspirasi adalah suatu hal yang mampu memberikan cahaya bagi yang ada di sekitarnya. Dengan kata lain, inspirasi adalah gagasan yang mampu memberikan ?cahaya? bagi kebanyakan orang. Inspirasi mampu menjadi ?pencerahan? dalam ?kegelapan? yang dialami kebanyakan orang.

Inspirasi sepadan dengan kata ilham. Ilham sendiri merupakan petunjuk dari Tuhan yang keluar dari hati. Inspirasi merupakan petunjuk dari Tuhan, yang bisa berasal ?langsung? dari Tuhan, atau melalui perantaraNya. Salah satu perantaraNya adalah manusia.

Manusia merupakan makhluk sosial, serta makhluk yang senang berbagi. Apalagi diera sekarang, era media sosial. Era untuk berbagi segala hal dari yang penting hingga tak penting, dari hal yang umum hingga hal yang privat, maupun hal yang bermanfaat hingga hal yang ?berbau sampah?, semua ada di media sosial.

Era media sosial banyak dimanfaatkan untuk berbagi akan segala hal. Banyak pula hal-hal yang didapat manfaatnya dari media sosial. Tak menutup kemungkinan bisa memeroleh inspirasi dari media sosial. Banyak tulisan-tulisan inspiratif yang ada di media sosial. Ada pula video inspiratif, foto inspiratif, atau bahkan menemukan meme inspiratif dari media sosial.

Bagaimana orang bisa menginspirasi? Terkadang inspirasi bisa muncul dari hal-hal yang tak diduga. Namun dalam hal ini ada tiga hal yang biasanya menjadi dasar kuat dari seseorang yang bisa menginspirasi. Pertama, wawasan. Wawasan merupakan cara pandang seseorang dalam melihat sesuatu. Seseorang yang memiliki wawasan, mampu melihat hal yang dianggap tidak penting bagi kebanyakan orang lain, namun baginya adalah hal penting yang mampu memberikan kebermanfaatan bagi orang lain. Wawasan ini bisa berasal pula dari kualitas bacaannya. Bacaan yang berkualiatas mampu meningkatkan wawasan. Kedua, pergaulan. Pergaulan atau hidup bermasyarakat mampu memberikan kualitas hidup seseorang. Bersama siapa dia bergaul, bersama itu pulalah kualitas bahasannya. Ketiga, pengalaman. Pengalaman hidup merupakan sejarah hidup yang bisa disampaikan kepada orang lain. Semakin berbeda kehidupan yang dijalaninya dari kebanyakan orang, maka semakin banyak pula pengalaman yang dimilikinya bisa dibagikan kepada orang lain.

Inspirasi bagi orang lain akan diperoleh jika seseorang membagikannya. Jika tidak dibagikan, pastinya inspirasi itu hanya menjadi miliknya sendiri. Inspirasi berasal dari orang-orang yang senang berbagi. Berbagi merupakan hal yang disenanginya. Apakah hal itu berkesan bagi orang lain atau suatu hal yang biasa, itu tidak begitu penting bagi orang yang senang berbagi. Tujuannya adalah berbagi.

Inspirasi bukanlah tujuan akhir. Inspirasi hanyalah nilai tambah yang diperoleh ketika hal yang dilakukan mampu memberikan manfaat bagi orang lain, bahkan berpengaruh bagi kehidupan orang lain. Membagikan hal apa saja yang dimiliki, barangkali itu hal yang bisa menginspirasi orang lain.

Menginspirasi atau tidak, itu bukanlah hal yang penting. Asal mau membagikan pada orang lain, dan orang lain senang atas hal itu, itu sudah lebih dari cukup.

Inspirasi adalah ketika mampu membuat perubahan pada hidup seseorang menjadi lebih baik.

  • view 240