Aspyrynth - Airport Symphony

Bayu Angora
Karya Bayu Angora Kategori Musik
dipublikasikan 07 Februari 2017

Aspyrynth was born by two art travelers who lost in a magical oasis; Bayu Angora and Gin Wandana. There is a poem without a words. Only lucky people will be lost there. | http://angora.me/music

  • view 82

  • Redaksi inspirasi.co
    Redaksi inspirasi.co
    8 bulan yang lalu.
    Catatan redaksi:

    Terhanyut. Hanya itu yang bisa diungkapkan. Selebihnya, sebab musik adalah bahasa yang universal, maka bahasa itu telah tepat membidik sasarannya: suasana hati. Bisa menjadi musik pengantar tidur sekaligus musik untuk bermeditasi. Mengalun indah, tak jemu menikmati tiap alunan yang dihadirkan. Tajam dan merdu. Enak dan tak bosan-bosan didengar. Syahdu. Musik yang telah berbicara dengan bahasa paling nyata.