Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 1 Maret 2017   12:01 WIB
Malam yang dulu-dulu

Magrib tertunai sudah. Siluet senja yang tadi kita nikmati dalam rindu telah beradu di ufuk langit. Maklum saja, kemarin-kemarin tidak ada senja yang menarik buat mata. Gelap merangkat naik.

Malam ini hampir seperti malam yang dulu-dulu, meski malam indah kita belum utuh, sebagian masih hilang karena cengkeram jiwa-jiwa lapar nan rakus. Ah segeralah datang malam indah yang dulu-dulu, malam yang bulannya tidak lagi merah, yang udaranya tidak lagi membuat sesak.

Malam ini belum purnama, tapi bau hujan yang dibawa angin meniupkan harapan tentang purnama yang begitu bulat. Purnama yang tidak lagi tertutup tangan-tangan hitam.

Kita semua menyimpan buncah rindu pada malam yang dulu-dulu, yang kita semua bisa bebas menikmati malam tanpa ancaman ketakutan, menikmati malam tanpa asap.

Magrib telah berlalu. Doa-doa naik ke langit, menyibak sisa asap hasil keserakahan segelintir insan yang entah siapa dan entah dimana.

Teruslah naik. Adukan kepada Tuhan. Biarlah pemilik keadilan yang menghukum keserakahan. Kita disini, cukup menikmati malam yang akan datang, seperti malam yang dulu-dulu, di dalam syukur, di dalam harap, semoga malam-malam indah kita, tidak lagi berganti.

Karya : Bangga Surya Nagara