Mengenal Rambut Tuhan di Pura Barat - Pura Rambut Siwi

Mengenal Rambut Tuhan di Pura Barat - Pura Rambut Siwi

Bali Taman Sari Villa
Karya Bali Taman Sari Villa Kategori Wisata
dipublikasikan 28 Desember 2017
Mengenal Rambut Tuhan di Pura Barat - Pura Rambut Siwi

Banyak cerita menarik dan sakral dari Bali. Salah satunya di barat pulau ini, ada pura yang mempunyai sejarah yang membuat kita terkesima. Pura Rambut Siwi terletak di Desa Yeh Embang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Pura ini berdiri di atas tebing karang pantai Yeh Embang. Pura Rambut Siwi merupakan salah satu Pura Dang Kahyangan Jagat (tempat untuk memuja dan menghormati guru guru suci seperti Pendeta, Maha Rsi, dan para Empu). Sejarah filosofis pura ini terkait dengan perjalanan suci Dang hayang Niratha atau sering disebut dengan Dang Hyang Dwijendra yang mempunyai gelar Pedanda Sakti Wau Rauh. Suasana tenang, damai dengan aura spritual sangat mendukung ketika melakukan meditasi di pura ini, selain itu posisinya yang langsung menghadap pemandangan alam laut Samudra Hindia menambah keindahan pura ini. Dulu ketika Dang Hyang Dwi Jendra datag ke Bali, beliau memulai perjalanan dari arah barat berlanjut di daerah Jembrana berbelok ke selatan dan berbalik lagi ke timur menyusuri pantai. Ketika beliau melewati pantai, bertemu dengan seorang tukang sapu di sebuah perahyangan . Ketika Sang Pendeta lewat, dia menyapa dan meminta untuk tidak tergesa-gesa untuk berhenti sejenak. Tukang sapu mengatakan bahwa perahyangan merupakan tempat yang angker, semua orang yang lewat harus menyembah kalau tidak akan diterkam oleh harimau. Dia meminta Dang Hyang Niratha sembahyang di prahyangan, dan beliau menurutinya. Di depan sebuah pelinggih (tempat bersembahyang) beliau mealakukan yoga, Angghsana Cika (Menenangkan diri, berkonsentrasi dengan hanya menantap ujung hidung) dan menyatukan jiwatman kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan).





Ketika beliau melaksanakan yoga, tiba-tiba pelinggih yang sembah roboh dan peristiwa itu dilihat oleh tukang sapu. Dia menangis dan meminta kepada Dang Hyang Niratha agar Prahyangan diperbaiki dan kembali seperti semula, supaya ada tempat untuk melakukan persembahyangan. Beliau merasa iba melihat bangunan pelinggih yang roboh dan sedih melihat tukang sapu yang menangis. Kemudian Dang Hyang Niratha melepaskan gelung (ikat rambut) dan mencabut sehelai rambutnya kemudian diberikan kepada tukang sapu untuk diletakkan di pelinggih yang ada di Prahyangan. Tukang sapu menurutinya, keajaiban terjadi Prahyangan yang tadinya roboh kembali menjadi utuh. Beliau memberikan nasehat untuk bersembahyang dengan tekun supaya mendapatkan keselamatan dan meminta untuk menjaga sehelai rambut beliau kemudian ditempat di pelinggih tersebut untuk dipuja. Tukang sapu menuruti apa yang disampaikan oleh Sang Pendeta.Inilah sejarah yang membuat pura ini berubah nama menjadi "Pura Rambut Siwi" .




Tidak terasa pada hari itu sudah menjelang malam dan beliau berniat untuk bermalam di pura itu. Banyak orang datang kesana untuk memohon nasihat agama dan meminta obat. Beliau juga memberikan ceramah tentang ajaran-ajaran agama hindu, dan bhakti terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa supaya hidup di dunia ini sejahtera. Diingatkan ketika setiap hari Rabu Umanis Perang Bakat (Kalender Hindu), mengadakan pujawali di Pura ini untuk memohon keselamatan desa. 


 

Ketika sore hari suasana di Pura ini sangat tenang, damai dan ditambah dengan pemandangan matahari terbenam yang sangat cantik. Tentunya bila kamu berlibur ke Bali ingin berkunjung ke pura ini yang mempunyai sejarah dan pemandangan yang eksotis bila dibandingkan dengan tempat lain. Ada salah satu villa yang dekat dengan Pura Rambut Siwi yaitu Villa Taman Sari tepat berada di Jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Pura Kerta Laksana No.88. Pekutatan, Pulukan, Bali. Villa itu menawarkan berbagai aktifitas yang sangat menarik salah satunya tour ke Pura Rambut Siwi, selain itu anda akan merasa sangat nyaman dengan service dan segala fasilitas yang ada.

Pilih liburan yang berkualitas dan menginap di Taman Sari Villa.
 

  • view 112