Cinta Yang Sebenarnya Cinta

Nur Baiti
Karya Nur Baiti Kategori Motivasi
dipublikasikan 09 Januari 2018
Cinta Yang Sebenarnya Cinta

Cinta Yang Sebenarnya Cinta

Kata cinta sering terdengar, termasuk dikalangan para remaja. Banyak sekali yang menjalin cinta tanpa cara yang halal. Cinta ternoda karena insan yang tak bertanggung jawab. Seakan hadirnya membuat kita lupa akan siapa yang memberikan cinta pada diri ini.

Islam adalah agama yang sempurna. Memberikan banyak tuntunan bagi manusia yang dalam kebimbangan. Ada hal yang indah pada Islam, yaitu cinta. Kenapa cinta? Karena cinta memberikan kedamaian bagi sesama muslim dimanapun. Walau tak saling mengenal, tak pernah bertemu dan tak pernah menyapa. Namun karena cinta maka untaian doa akan selalu dipanjatkan bagi saudara muslim dimanapun mereka berada.

Cintapun tak lepas dari rasa tertaik antara lelaki dan perempuan. Karena jatuh cinta padanya adalah rasa yang lumrah dan takkan bisa ditahan. Apabila memuncak maka apapun akan bisa dilakukan untuk mewujudkannya. Begitu mengerikan jika melihat cinta yang tak dilandasi tiang agama. Jika ia menjadi angin tornado maka akan bisa merobohkan sebuah bangunan, tetapi jika angin itu lembut akan terasa nyaman dirasakan.

Banyak yang bilang kenapa gak boleh jatuh cinta? Siapa bilang, boleh saja untuk jatuh cinta namun harus dengan cara yang Allah ridhoi. Jika diusia remaja tak memiliki pacar, maka dinamakan jomblo akut. Mendengar istilah “Jomblo akut” sangat mengerikan bagi mereka yang tak yakin akan takdir indahnya Allah, yang telah dipersiapkan Allah di waktu yang tepat.

Jika galau melanda, maka ingatlah bahwa ada cinta yang selalu menyapamu. Ada cinta yang selalu menjagamu, serta ada cinta yang selalu mendoakanmu. Ialah cinta dari Allah dan Rasulullah. Betapa maha cinta-Nya pada hamba-hamba-Nya yang senantiasa mengingat, bersyukur dan bersujud pada-Nya. Rasulullah sangat merindukan kita, beliau sangat ingin kelak di akhirat kita dapat berkumpul dengan beliau di syurga-Nya. Rasulullah adalah orang yang sangat sibuk di akhirat, beliau terus memikirkan para pengikutnya.

Masihkah kita bertanya, tentang cinta yang tak kita peroleh karena nafsu? Yaa.. pertanyaan itu akan terjawab dengan kehadiran cinta yang sebenarnya cinta dari Allah dan Rasulullah. Maka jagalah cinta kita kepada-Nya, in sya Allah Allah akan memberikan cinta-Nya pada kita.

 

  • view 22