LKNU Gandeng Pemerintah Jadikan Kabupaten Tangerang Bebas Tuberkulosis

LKNU Gandeng Pemerintah Jadikan Kabupaten Tangerang Bebas Tuberkulosis

Baidowi Muchlis
Karya Baidowi Muchlis Kategori Kesehatan
dipublikasikan 01 Agustus 2018
LKNU Gandeng Pemerintah Jadikan Kabupaten Tangerang Bebas Tuberkulosis

Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, menggelar pelatihan kader Tuberkulosis di aula Puskesmas Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Ketua pelaksana pelatihan, Bazit Zainur Rokhman mengatakan, pelatihan tahap 1 ini adalah langkah awal dari beberapa pelatihan berikutnya yang akan dilaksanakan di wilayah lainnya.

"Kabupaten Tangerang harus bebas dari Tuberkulosis pada tahun 2035," tegas Bazit yang juga merangkap sebagai koordinator SSR LKNU ini, Senin (30/7).

Kepala UPT Puskesmas Kronjo, Rasidi mengaku, sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. Pihaknya mendukung LKNU untuk terus mengedukasi masyarakat guna mewaspadai penyakit yang kerap menyerang paru-paru ini.

"Saya pribadi sekaligus instansi sangat support dan menyambut positif pelatihan kader tuberkulosis yang diadakan di Kecamatan Kronjo ini," beber Rasidi.

Menurutnya, di Kecamatan Kronjo, memang banyak terjadi kasus Tuberkulosis Paru-Paru. Sejauh ini, cara menanggulanginya hanya diasup dengan obat.

Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat diajarkan tentang langkah awal mendeteksi Tuberkulosis. Ciri-ciri dini Tuberkulosia di antaranya, terasa badan panas, malam keluar keringat, dan batuk lebih dari dua minggu. Langkah awal yang harus segera diambil yaitu periksa ke Puskesmas terdekat.

"Perlu dilakukan tes dahak. Kalau hasilnya positif segera ambil penanganan pengobatan," tutur Rasidi.

Asal tahu saja, SSR LKNU bergerak melakukan mentoring untuk mencegah terjadinya Tuberkulosis. Masyarakat diminta agar tanggap terhadap orang-orang di sekelilingnya yang terjangkit Tuberkulosis. Tujuannya, agar penyakit tidak menjalar dan menular.

Tuberkulosis merupakan penyakit yang mematikan kesembilan di dunia. Setiap tahun, Tuberkulosis menyerang sekitar 10 juta orang tiap tahun. Indonesia termasuk dalam negara kedua terbesar yang terjangkit Tuberkulosis.

  • view 44