LGBT? Tidak Mengerti Atau Pura-Pura Bodoh

'Azzam al-Fatih
Karya 'Azzam al-Fatih Kategori Motivasi
dipublikasikan 22 Februari 2016
LGBT? Tidak Mengerti Atau Pura-Pura Bodoh

Sekarang yuk bahas LGBT (Lesbian,Gay,Biseksual,Transgender)

Lesbian???????????????? : Hubungan seks antara wanita dengan wanita

Gay??????????????????????? : Hubungan seks antara pria dengan pria

Biseksual???????????? : Hubungan seks untuk ke dua seks (pria dan wanita

Transgeender??? : Perpindahan gender,contohnya kayak banci,fisik laki-laki,hati hello kitty.

Well,temen-temen angkatan saya masih awam untuk singkatan/istilah LGBT,saya pribadi pernah membahas LGBT ini karena pernah menjadi bahan debat untuk festival UNIDA tahun lalu.Kalau setahu saya LGBT itu kasus lama dan perencanaan untuk mengesahkan kehidupan LGBT yang layak sedang dalam proses saat itu. Saya mencoba untuk tidak terlalu peduli awalnya tentang LGBT karena saya pikir ini hanya angin sesaat,tapi setelah lihat beberapa kasus dimana teman-teman saya yang kontra LGBT ini Account Facebook nya diblokir karena telah menyinggung Pro LGBT,saya jadi was-was. Ini bukan sekedar wacana biasa sepertinya. Pemberitaan nya semakin di blow up,anyway saya berpikir LGBT ini bentuk konspirasi untuk pemusnahan manusia secara massal. Jawabannya karena hubungan homoseksual ini lebih banyak kerugiannya dibandingkan dengan keuntungannya yang hanya menjunjung hak asasi manusia.

Kerugian homoseksual diantaranya adalah degredasi angka kelahiran,so far coba sejenak kita berpikir tentang keturunan daripada penerus kaum Luth ini,sama sekali tidak memberikan hasil signifikan untuk regenerasi. Sudah terbayang kalau seandainya banyak lesbian dan gay di dunia ini? Sudah terbayang ternyata status normal kita diambil sama kaum Luth?Mengerikan sangat.Timbulnya banyak penyakit kelamin tentunya diantara kaumnya,sesungguhnya itu adalah bagian dari adzab kecil yang ditampakkan.

Apa perbedaannya Sex dengan Gender?

Kalau mengisi form aku kira sex dan gender awalnya sama ternyata dia punya makna yang berbeda, Sex itu adalah jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) sementara Gender hanyalah atribut untuk normalnya laki-laki mempunyai atribut maskulin, kalau perempuan itu famine. Nah, kalau transgender ini kebalikannya yang laku-laki famine dan yang perempuan maskulin. Orang barat lah yang mengutak-atik ini, berbeda dengan kaum muslim yang sudah satu paket.

Sumber penyimpangan LGBT

Masalah ini diciptakan oleh Barat karena mereka mengakui sebagai pewaris Yunani dan Romawi, Yunani sudah sejak dulu dengan mitologinya telah melakukan banyak penyimpangan seksual. Yunani kuno pada dasarnya tidak seperti walt Disney. Mari memulai mitologi Yunani dari Dewa Zeus yang mempunyai empat permaisuri. Istri pertama adalah Mathis yang dia makan dalam keadaan sedang mengandung Athena setelah Mathis dimakan,Zeus memperoleh kekuatan Mathis beberapa kekuatan adalah meramal masa depan dan melahirkan Athena dari kepala. Yang paling terkenal adalah Hera,karena ia tidak pernah ikhlas dinikahi oleh Zeus atas dasar perkosaan. Zeus ini terkenal sebagai pemerkosa, ada yang setelah diperkosa dinikahi dan ada juga yang dicampakkan salah satunya dewa Europa,bukan hanya perempuan yang diperkosa namun juga laki-laki ia adalah Genimeth,seorang anak dari Raja Troy I yang diculik dan dibawa ke langit nimbus kemudian ia sodomi.Karena disodomi oleh Zeus maka ia pun menjadi dewa.Bentuk mitologi sepenuhnya jangan dipercaya walaupun kenyataannya diyakini di Barat tapi ada seorang filsuf bernama senophanes mengatakan jika kuda dan sapi mempunyai kaki dan tangan,mereka ahli melukis maka lukisannya akan seperti kuda dan sapi juga. Maksud dari senophanes apakah benar Yunani mempunyai dewa-dewa atau Yunani sedang menggambarkan dewanya? Maka, jika melihat Zeus seperti itu maka itulah gambaran dari rakyat Yunani zaman dahulu kala. Dimana Zeus mempunyai istri-istri di Rumah namun di luar ia mempunyai pacar laki-laki dan istri-istrinya mengetahui hal tersebut. Pediaster adalah salah satu hubungan di masa Yunani kuno, para laki-laki berumur 40 tahun keatas mencari pasangan 15-19 tahun untuk disetubuhi. Socrates saja filsuf bermoral dan terkenal mempunyai pacar laki-laki yang menghancurkan Yunani namanya Alpeceidis. Mitologi Yunani sangat mengasyikkan,membingungkan dan para sejarawan dan pembelajar mendapat kesimpulan bahwa Tuhan mereka hanya bersenang-senang.hal-hal ini akhirnya menjadikan mereka resah,mengikuti apa yang dewanya lakukan sampai detik ini.

Berbeda dengan umat Muslim yang tidak pernah resah setelah mengetahui sifat-sifat Allah dan Rasulnya,semakin memuja dan memujinya melalui Al-Qur?an dan As-Sunnah

Dalil tentang LGBT.

Sudah termaktub kaum Luth ini dalam surat Al-Hijr,yang mempunyai struktur unik,dimulai dari pertanyaan kaum Luth yang meminta Malaikat untuk datang namun disangkal oleh Al-Qur?an(jika sampai membuat Malaikat datang yang mereka bawa bukanlah penjelasan atau peringatan yang dibawa oleh Nabi namun haq, apa itu haq? Haq atau buktinya tidak lain adalah adzab yang akan ditimpakkan kepada mereka) Pada ayat 70, ketika malaikat berwujud tamu laki-laki datang ke rumah kaum Luth dan saat itu kaum Luth memberikan perintah kepada kaumnya untuk tidak menganggu mereka maka dalam Al-Qur'an nabi Luth disalahkan karena melindungi mereka. ITULAH KONDISI KITA SEKARANG,melindungi orang-orang yang salah ntah mereka mempunyai hubungan biologis dengan kita ataupun tidak,melindungi orang-orang LGBT

Fakta LGBT

Indonesia sebagai Negara yang belum mengesahkan LGBT belum seperti Negara yang mengesahkan LGBT. Di Negara yang telah mengesahkan LGBT, Pendidikan seks sangatlah vulgar dan diajarkan sejak dini,sudah diajarkan bagaimana berhubungan/anal yang sehat untuk LGBT. Jika rakyat mendiskrimasi LGBT maka rakyat disalahkan. Jika mereka dimenangkan,maka mereka akan semakin puas. Bahkan Psikolog yang menyembuhkan LGBT Prof.Malikil Badri,beliau dibully oleh sesama psikolog untuk tidak menyembuhkan LGBT berbeda dengan Negara luar yang bisa sampai memasukkannya ke Penjara.

Pembela LGBT

Pro LGBT itu terbagi atas 2, yang pertama pelaku LGBT dan yang kedua adalah orang-orang yang membela atas dasar tanpa ilmu,rata-rata orang-orang yang mempunyai kerabat LGBT dan ingin memberikan hak asasi buat LGBT atau orang-orang yang mencari keuntungan untuk LGBT (politik,ekonomi,religion)

What We have to do?

Ghazwul Fikr,ini adalah perang zaman sekarang. Bukan perang menggunakan parang seperti zaman dahulu dengan berbagai alat senjata,kekerasan dan verbal sekalipun. Kita harus menang dalam perang ini. Perang pemikiran ini harus kita respon dengan positif dan kepala dingin bukan dengan emosi. LGBT ini bukan hanya diperangi lewat media social,jika belum siap dengan berdebat di Facebook atau medsos tanpa persiapan yang cukup jangan dengan amarah. Perang pemikiran disini lebih berbahaya daripada jihad, jika kalah dalam jihad kita menjadi syahid jika ghazwul fikr kita hanya menjadi robot. Tidak ada pilihan lain selain menang,ditempel di depan kepala ?KITA HARUS MENANG?

?
Written By: Inkan Lukie Marrisca

  • view 240