Dilema Berita Kriminal, Mencegah Atau Penyebab Copycat Crime ?

Riyanto Astor
Karya Riyanto Astor Kategori Filsafat
dipublikasikan 06 Juli 2018
Dilema Berita Kriminal, Mencegah Atau Penyebab Copycat Crime ?

Menjamurnya media kriminal, terlebih lagi kaitannya dengan berita kriminal menjadi hal yang menarik, ketika di satu sisi dengan adanya media yang menyiarkan berita mengenai kriminalitas dan juga kejahatan  dapat membantu pembacanya dalam mengatasi aksi kriminalitas tetapi juga dapat menjadi titik fatal, terlebih bagi penjahat maupun para aktor dibalik kriminalitas.

Penjahat bisa saja dapat memanfaatkan berita kriminal sebagai jalan untuk menjalankan aksinya, dimana setelah membaca berita tersebut dapat membuat penjahat tersebut aware dengan tindakan kejahatan yang sebelumnya terjadi, sehingga kemungkinan dapat meningkatkan angka kriminalitas melalui modus-modus terbarunya dari kejadian yang telah terjadi sebelumnya dan dibaca pelaku kejahatan melalui media berita.

Copycat Crime

Ketika copycat crime dikaitkan dengan fenomena saat ini tentu saja dapat menjadi ancaman tersendiri bagi kita, mengingat peluang untuk terjadinya kejahatan dan aksi kriminal dapat terjadi di semua wilayah, terutama indonesia. Lalu apa itu copycat crime ?

Dikutip dari NYMag.com pengertian copycat crime adalah tindakan kriminal yang mencontoh, termotivasi, dan/atau terinspirasi dari laporan media atau gambaran di karya fiksi (film/novel).

Di Indonesia, tentu kita masih ingat kasus-kasus yang terjadi setelah YY. Salah satunya yang cukup terkenal ialah pembunuhan terhadap EF di Tangerang menggunakan gagang pacul. Pemberitaan tentang kasus EF dilakukan dengan paparan sangat rinci dan vulgar secara visual.

Saat dimintai keterangan mereka mengaku kalau terinspirasi melakukan kejahatan dari berita tentang EF.

Ya, salah satu kutipan dari NYMag.com yaitu laporan media. Lihatlah dengan begitu mudahnya berita kriminal dapat membuat seseorang yang asalnya tidak memiliki alasan tertentu dalam melakukan kejahatan, dengan terpaparnya terhadap bacaan dapat membuatnya menjadi seorang kriminal.

Mungkin kita tidak dapat melakukan protes untuk melakukan penutupan terhadap media yang memberitakan berita-berita kriminal karena semua kembali kepada kita, tetapi dengan adanya preventif dengan cara menyikapinya dengan bijak dapat menjadi langkah agar gonjang ganjingnya berita kriminal dapat menjadi panduan kita dalam mencegah agar tindak kejahatan dan kriminal dapat diatasi dengan tepat.

 

  • view 46