Pepatah bisa patah?

Azmi Fathul Umam
Karya Azmi Fathul Umam Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 Februari 2016
Pepatah bisa patah?

Ada sebuah pepatah yang cukup terkenal :

"Belajar di waktu muda laksana mengukir diatas batu, dan belajar di waktu tua laksana melukis diatas air"

Pepatah tersebut memang benar. Saat usia muda, manusia memang sedang dalam masa produktif nya, masa paling kuatnya, oleh sebab itu jika masa ini digunakan untuk belajar, maka akan cenderung mudah diserap. Laksana mengukir diatas batu. Tetap membekas. Dan ketika beranjak makin tua, maka sudah menjadi "kodrat" manusia akan menjadi pikun atau pelupa dan semakin lemah. Maka ketika belajar di masa ini, laksana melukis diatas air. Cenderung sulit masuk dan mudah hilang.

Akan tetapi, karena pepatah ini, justru malah membuat banyak orangtua menjadi patah semangat dalam menuntut ilmu. Mereka beranggapan, akan sia-sia apabila belajar di senjakala usianya. Padahal bagi seorang muslim, belajar atau menuntut ilmu adalah wajib, sepanjang hayatnya. Tidak akan ada yang sia-sia di mata Allah. Akan ada ganjaran untuk setiap perbuatan.

Dan jika melihat sejarah awal perjalanan Islam, disana kita akan lihat sebuah fakta yang sangat luar biasa. Apa itu??

Nabi Muhammad saw. baru diangkat menjadi nabi saat usia ke-40 tahun. Pada saat itulah beliau baru mulai belajar (membaca) , dengan bimbingan wahyu melalui perantara malaikat Jibril.?

"Bacalah, dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan" Q.S. Al-Alaq : 1

Juga para sahabat nabi pada saat itu. Banyak diantara mereka yang usianya jauh diatas nabi. Namun tekad mereka dalam menuntut ilmu sangat hebat. Tidak kenal lelah. Tidak kenal menyerah. Padahal dulu, belum ada yang namanya sekolah, belum ada yang namanya kampus. Dan hasilnya? Mereka menjadi generasi terbaik sepanjang sejarah peradaban manusia, tak terbantahkan!

"Sebaik-baik umat adalah pada masaku. Kemudian orang-orang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang setelah mereka"?(Shahih Al-Bukhari, no.3650)

Apa inspirasinya?

Tidak ada istilah terlalu tua atau terlalu muda untuk belajar. Selama hayat masih di kandung badan, selama itu pula kita berkewajiban untuk belajar. Teruslah menjadi pembelajar!

?