Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 9 Mei 2016   18:30 WIB
Dia menutup mata saat kau luka, pantaskah dia dipertahankan?

Seperti orang-orang normal lainnya, kita dari kecil tumbuh besar hingga dewasa. Dewasa kita bergaul dengan teman-teman kita. Sudah menjadi hukum alam bila seseorang menyukai atau jatuh cinta dengan seseorang lainnya yaitu lawan jenisnya. Berjalannya waktu, dia dan kamu akan saling mengenal dancoba memahami satu sama lain. Bila kedua cocok, pada hakikatnya mereka akan menjalain suatu hubungan. Diakui memang susah dalam menyatukan dua kepala menjadi satu pemikiran. Kadang kita harus mangalah, kadang dia juga hrus mencoba untuk mengalah, tidak bisa kita terus-menerus yang melakukannya. Bila semua berjalan seperti semestinya mungkin tidak ada kata pertengkaran, perpisahan ataupun putus cukup sampai disini. Setiap detiknya di masa depan kamu hanya sanggup memprediksi pada hari besok akan akan seperti ini dan itu, kenyataanya tidak akan sama persis seperti yang engkau bayangkan. Seperti itu pula dalam suatu hubungan, semakin lama kamu menjalin suatu hubungan kamu akan sadar tentang siapa dia, tentang bagaimana dia, baikkah dia, setiakah dia, bagaiamana dia bila kau membutuhkannya. Semua akan dijawab oleh waktu.

Tugas waktu hanya menjawab pertanyaanmu, tugasmu memutuskan segala yang terbaik bagimu setelah engkau tau setiap jawaban dari pertayaanmu. Sayangnya, cinta yang orang bilag buta kadang membutakanmu. Jangan. Jangan butakan atau boodohi dirimu dengan terus menghabiskan sisa waktumu di dunia dengan orang yang salah, dengan orang-orang yang tidak peduli denganmu, dengan mereka-mereka yang membencimu, orang-orang yang meremehkanmu.

Semuanya akan percuma bila terus bertahan dengan orang yang salah. Lepaskan. Segalanya akan baik saja pada waktunya, lagi lagi waktu yang akan menjawab pertanyaan akan sakitmu saat ini, biarkan dia pergi, biarkan dia bersama orang lain yang memang pantas dengan sikapnya, bukan kamu. Masih ada waktu untuk memperbaiki segala yang telah rusak, terlewati dan terlupakan, benahi diri dan lebih produktif. Banyak hal baik yang sedang menunggumu saat ini.

Karya : Dara Nameerah