Saat dahulu kau sedekat nadi bagiku dan sekarang kau jauh, sejauh matahari

Dara Nameerah
Karya Dara Nameerah Kategori Motivasi
dipublikasikan 31 Maret 2016
Saat dahulu kau sedekat nadi bagiku dan sekarang kau jauh, sejauh matahari

Waktu dulu, awalnya kau hanyalah teman biasa bagiku. Tak lebih dari teman teman lainnya. Seiring berjalan waktu, dan melalui rencanaNya akhirnya kita dekat. Sebenarnya aku tak mau sedekat iti bersamamu atau pun yang lain, aku telah lelah terus dikecewakan. Aku lelah berharap pada manusia ini yang lebih sering mengecewakan dibandingkan dengan mencintai. Tapi, aku tidak bisa berbohong dekat denganmu menjadi suatu semangat setiap aku bangun. Kau teman sekaligus motivasi yang baik untukku, kau selalu dengan sabar menasihati setiap kesalahanku yang kadang ku hiraukan. Sebenarnya secara keseluruhan kau tak salah. Kau baik. Tapi ada satu yang terus membuatku sakit.?

?

Engkau sering dimarahi oleh temanmu itu, sering dimaki, dicuekin, dan banyak hal lainnya, sampai kau sendiri bilang bahwa bila dia datang, kau merasa takut dengan sendirinya. Apakah itu layak disebut teman? Tapi kau selalu membelanya, kau selalu memujanya baik. Dan setelah semua usai hingga hari sidangmu.

?

Aku hingga detik ini menunggu kau sekali saja mengganti dp atau upload foto kita bersama di hari bahagiamu bersamaku. Tapi itu mustahil mungkin, yang ada hanyalah foto fotonya semuanya. Tiada apresiasi selama ini aku membantumu, mendengar curhatanmu, mendengar teriakan mu saat mu galau, semuanya Bullshit. Lama lama aku sadar. Dari dulu kau selalu ingin jadi sahabat baiknya, kau pernah meninggalkan ku demi mengikuti lomba bersamanya.

?

Itulah hidup. Saat seseorang telah menetapkan hatinya pada seseorang, sebaik apapun orang lain disamping mu akan biasa saja. Selamat untuk sidangmu yang telah usai. Mungkin itu juga waktu usai untuk pertemanan kita. Aku telah membantu mu saat kau butuh, telah berada bersamamu saat kau gentir, aku telah berusaha menjadi teman yang baik. Dan pada akhirnya mungkin kalian yang lebih baik berteman dekat selamanya.?

?

Aku lelah terus berharap, lebih baik kau jadi temanku yang biasa saja. Biarkan ku berharap hanya PadaNya. Karena berharap pada manusia akan menimbulkan luka. Bagi dulu yang telah ku anggap nadiku. Biarkan kita berjalan di bawah matahari dengan jarak bumi ke matahari. Good Luck for u.?

?

  • view 684