Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 8 Maret 2018   13:07 WIB
Gagal Move On? Ini Solusinya

            Tahukan anda, mengapa kebanyakkan jomblo gagal move on? Karena sebagian besar mereka hanya berusaha melupakan atau membenci pada mantannya. Berbagai cara mereka lakukan agar bisa melupakan mantan, dari membuang foto, dan hadiah yang mantan berikan, sampai-sampai ada juga  yang bela-belain pindah rumah hanya untuk bisa melupakan sang mantan. Tapi itu percuma saja, tingkat kesuksesan move on tidak lebih dari 50%. Mau anda buang semua foto, hadiah darinya, hingga anda memutuskan untuk pindah rumah atau berlibur itu semua hanya bersifat sementara. Nantinya anda juga akan mengingatnya kembali.

            Biasanya jomblo, kalau tahap melupakan gagal mereka lakukan, mereka akan beralih ketahap membenci. Dengan asumsi,  membenci mantan yang telah menyakiti lebih mudah untuk melupakannya. Siapa sih orang yang tidak membenci kalau harapan mereka dipatahkan dengan sebuah pengkhianatan. Janji manis yang dijanjikan, malah rasa pahit yang didapatkan. Rasannya dunia ini runtuh seketika. Tidak ada lagi harapan untuk bisa hidup di hari esok.  Perasaan itulah yang hadir disaat mencintai kekasih lebih besar dari dirinya sendiri.

            Sobat, cinta dan benci itu satu paket. Kalau hari ini anda membenci dia maka esok anda akan mencintainya. Sebaliknya, hari ini anda tergila-gila padanya maka esok anda akan membencinya. Karena memang cinta dan benci dihadirkan untuk saling melengkapi. Seperti rasa pahit dan manis. Anda tidak akan menikmati nikmatnya rasa manis sebelum anda mencicipi rasa pahit dahulu. Jadi sama dengan melupakan, rasa benci yang sering dijadikan sebagai alat untuk melupakan mantan tidak akan bertahan lama. Benci hanya membuat anda tersiksa batin, mengingat masa lalu yang menyakitkan.

  1. Move on itu merelakan. Move on lebih tepat dikatakan sebagai cara seseorang untuk merelakan. Sekuat apa pun anda mencoba melupakan mantan tidak akan bisa, karena kita dianugrahi memory yang merekam jejak anda dimasa lalu. Membenci pun begitu, rasa sakit sebesar apapun yang anda rasakan,  anda tidak bisa mengelak kalau ada kenangan indah bersamanya. Rasa sakit semakin terasa karena secara bersamaan anda mengingat kenangan manis bersamanya. Maka, jalan yang lebih tepat adalah merelakannya.
  2. Berdamai dengan diri sendiri. Menerima kenyataan kalau memang jodoh anda bukan dia. Hapus ego anda yang merasa andalah orang yang paling menderita. Berpikirlah bahwa rasa sakit yang anda rasakan merupakan bagian dari konsekuensi sebuah pilihan. Karena orang  hebat tidak akan merutuki kesalahanya dalam memilih pilihan. Mereka akan menerima dan memperbaikinya dibanding menyesalinya.
  3. Jangan mudah BAPER! Orang yang memilih merelakan masa lalunya, mereka tidak akan mudah galau. Masa lalu bukan lagi menjadi musuh melainkan sebagai teman. Hidupnya lebih tenang tanpa harus mencari-cari cara untuk melupakannya. Selain itu, anda akan mendapatkan reward sebagai mantan yang bijaksana. Tidak memutuskan pertemanan walau tidak ada lagi ikatan. Dan itu jarang sekali orang bisa melakukannya, mereka akan lebih memutuskan pertemanan disaat tidak ada lagi hubungan special. Jadilah orang yang hebat.

Mantan itu bukan benda yang bisa dibuang atau dibakar, keberhasilan move on anda tergantung seberapa besar anda percaya pada diri anda. Saat anda berdamai dengan masa lalu termasuk kenangan anda dengan mantan, akan semakin cepat anda lepas dari rasa bersalah atau penyesalan. Percayalah, segela sesuatu di dunia ini sudah ditakdirkan berpasangan. Kalau sekarang anda belum menemukan pasangan anda mungkin karena anda belum berdamai dengan masa lalu.

Karya : Asirotun Nisa