Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Motivasi 14 April 2016   13:49 WIB
Bahagia atau Sedih?

“Nggg… anu, kamu kok mau menikahi dia sih? Kamu terlalu tampan buat dia. Apa kata orang-orang nanti?” Apa kamu gak malu?", cecar si Hijau pada kawannya yang akan menikah bulan depan.

 

“Lho, kamu terima pekerjaan itu? Aduh, sayang banget sarjana tapi jadi pelayan di restoran kecil.”, ucap si Merah pada sepupunya.

 

--- 

 

Pernah gak sih kalian berada di posisi kawan si Hijau atau sepupu si Merah? Di saat kalian menentukan langkah hidup, bukannya diberi masukan apalagi didukung, tapi orang-orang di sekitar kalian justru memberikan respon negatif. Bagaimana reaksi kalian setelahnya? Menelan mentah-mentah kata-kata mereka untuk kemudian kalian ikuti atau ditampung untuk selanjutnya dijadikan bahan pertimbangan? Atau mungkin kalian abaikan begitu saja?

 

Well, mendengarkan pendapat orang-orang di sekitar itu perlu. Tapi tidak semua harus kita jalani. Ada pendapat-pendapat yang cukup kita dengarkan, ada juga beberapa pendapat yang memang perlu kita jalankan.

 

Hey, bahagia atau sedihmu, tergantung pada dirimu sendiri. Tergantung bagaimana kamu memperlakukan setiap permasalahan yang kamu hadapi. Tergantung bagaimana kamu menyikapi keputusanmu sendiri.

 

Jadi, kamu pilih mana? Bahagia atau sedih?

Karya : Ayin Elfarima