Sebuah Kepastian

Ayin Elfarima
Karya Ayin Elfarima Kategori Lainnya
dipublikasikan 09 April 2016
Sebuah Kepastian

Selalu ada rasa sesak di dalam dada tiap kali kau melihat gambar-gambar itu. Tetapi kau masih saja mencuri-curi waktu untuk melihatnya lagi dan lagi. Untuk apa, hah? Untuk memastikan semuanya? Apa yang ingin kau pastikan? Mengapa tak kau tanyakan saja langsung kepadanya? Mungkin kau takut jika semua itu bukan sebuah kisah masa lalu karena setiap kepingan ceritanya masih bisa kau ikuti; kau lihat dan kau baca. Tapi, bukankah kau bilang dia begitu perhatian padamu? Selalu meluangkan waktunya untukmu? Selalu setia mendengar keluh kesahmu? Selalu mengagumi senyumanmu? Selalu merindukan suaramu? Ah, sudahlah. Kau memang orang yang tak suka dengan ketidakpastian dan ketidaksungguhan, tapi kali ini kau terlalu pengecut untuk menanyakannya. Sepertinya kau begitu terlena dengan kenyamanan yang saat ini kau rasakan bersamanya walau semua masih samar.

Pernah sekali kau mencoba untuk membahasnya dengan dia. Membahas tentang apa yang ingin kau pastikan. Namun pada akhirnya kau yang menghindar. Banyak alasan kau sampaikan demi mengakhiri percakapan akan hal itu. Lantas apa sebenarnya yang kau mau?

Sampai kapan kau akan membiarkannya membuatmu merasa istimewa sementara mungkin saja masih ada harapan yang ia percayakan pada yang lain?

Sampai kapan kau akan terus diam, menyimpan rasa sakitmu tanpa sekalipun mencoba untuk mengajaknya berbicara tentang hal-hal yang kau masih ragu terhadapnya?

Sampai kapan kau mau menikmati harimu bersamanya, tertawa, berbagi cerita dan mimpi, menjadikannya pengobat lukamu dalam satu waktu yang sama dengan kepedihan yang kau rasakan di dalam hatimu saat ada sedikit jeda di antara kalian?

Sesungguhnya kau tak akan pernah rugi jika mengetahui yang sebenarnya, apapun itu. Karena seperti yang selalu kau bilang bahwa kau menghargai sebuah kebenaran, meskipun pahit rasanya.

 

 

-Mataram, 9 April 2016-