Menulis Naskah Drama (Bagian 4)

Ikhwanul Halim
Karya Ikhwanul Halim Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 10 Maret 2016
Menulis Naskah Drama (Bagian 4)

Bagaimana format penulisan naskah drama yang baik?

Anda mungkin pernah membaca naskah yang seperti ini:

?

? MALIN. (marah) Aku mau komplek lokalisasi itu diratakan dengan tanah minggu ini juga!

? ANTON. Apa tidak sebaiknya kita menunggu putusan pengadilan? (Mata Anton memandang kelayar televisi.) Andai saja Hakim Paimin bersedia bekerjasama.

? MALIN. (duduk) Coba hubungi Kelik, si Menteri Kehakiman. Dia berhutang banyak, banyak sekali padaku.

Perhatikan bahwa nama karakter, dialog dan intermiten (arah panggung) memanjang dari margin kiri ke margin kanan, kecuali untuk inden kecil pada baris pertama. Jarak antar baris hanya satu spasi.

?

Yang Anda baca adalah format edisi Drama yang biasa dilakukan oleh penerbit untuk menghemat halaman. Jika Anda ingin mengirimkan nasakah ke produser atau direktur pertunjukan, mengirim naskah dalam dalam format ini adalah ide buruk, karena Anda akan dibenci oleh staf sastra yang sakit kepala membaca naskah Anda.

Jadi seperti apa format penulisan naskah drama yang baik itu?

Pada dasarnya, tidak ada format baku dalam penulisan naskah drama. Dramawan dan orang-orang yang pembaca naskah tidak mengadopsi format baku industrial, karena teater, berdasarkan sifatnya, cenderung ke arah revolusioner dan tidak mau dikekang.

Meskipun tidak ada format baku yang mengikat, ada prinsip-prinsip yang harus dihormati agar memudahkan pembaca. Jika karya Anda berpotensi dibaca oleh banyak orang, Anda harus menempatkan kata-kata pada halaman dengan cara yang paling familiar. Ini akan menjamin pembaca bahwa Anda penulis yang berpengalaman. Jangan membebani pembaca dengan tanda, font, atau margin yang tidak biasa.

?

Pada kesempatan berikutnya saya akan membahas Format Naskah Drama yang umum.

?

Catatan: Pada tulisan sebelumnya penulis menyinggung tentang Perangkat Lunak Pengolah Script. Akhirnya penulis menemukan beberapa perangkat lunak yang gratis, yang akan membantu penulisan naskah jauh lebih mudah dan cepat. Mungkin Anda bisa menemukannya sendiri di internet.

?

Bandung, 10 Maret 2016?

  • view 161