Menulis Naskah Drama (Bagian 1)

Ikhwanul Halim
Karya Ikhwanul Halim Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 09 Maret 2016
Menulis Naskah Drama (Bagian 1)

Drama! Drama!

Pentas adalah tempat yang ajaib. Aktor dan penonton bertemu secara langsung menjalin kedekatan di mana tak ada seni kata-kata tertulis yang dapat menyamainya. Yunani dan Romawi kuno percaya bahwa penyair (penulis) drama memiliki kekuatan dan tugas untuk mendidik dan menghibur, tradisi yang hidup sampai saat ini. Sebagai seorang penulis naskah drama, apa yang harus Anda lakukan?

Sebelum drama Anda menjadi pertunjukan sandiwara yang mendidik dan menghibur penonton, Anda harus menulis, menulis ulang (mungkin berulang-ulang), mengirimkan naskahnya ke penyelenggara pertunjukan dan berharap bahwa salah satu dari mereka tertarik untuk memproduksinya. Sebuah jalan panjang dan berliku, terutama karena pementasan drama saat ini cenderung lebih banyak menghabiskan waktu saat tahap pra-produksi (pembacaan dan rapat-rapat) sebelum diproduksi. Dramawan yang baik harus memiliki kesabaran dan ketekunan cadangan.

Jenis Pertunjukan Drama

Drama dimainkan dalam berbagai bentuk dan ukuran. Berikut adalah yang paling umum:

Sandiwara Sepuluh Menit

Sandiwara sepuluh menit sangat populer di Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir, dengan munculnya Kontes The Actors Theatre, Louisville yang dimulai sejak tahun 1989 . Sandiwara-sepuluh-menit yang baik bukan hanya berupa sketsa, melainkan drama utuh, singkat, padat, yang komplit dengan awal, tengah dan akhir.

Biasanya terjadi dalam satu adegan dan tidak lebih dari sepuluh halaman. Bahkan, banyak kontes mendiskualifikasi entri dengan lebih dari sepuluh halaman. Jika di sini hendak digiatkan lomba penulisan naskah drama (yang menurut penulis hal yang bagus untuk menumbuhkan kreativitas para pelajar dan mahasiswa yang berminat pada seni pentas), aturan maksimum sepuluh halaman naskah hal yang mutlak ditetapkan.

Contoh sandiwara sepuluh menit: Pada Sebuah Bangku Taman

Sandiwara Satu Babak

Sandiwara satu babak berlangsung lima belas menit sampai satu jam atau lebih. Meskipun secara teknis, sandiwara satu babak memiliki hanya satu babak (seberapapun panjangnya), sandiwara satu babak tidak pernah dianggap sebagai drama penuh yang mengisi waktu pertunjukan semalam penuh. Waktu yang paling lazim untuk sandiwara satu babak adalah sekitar setengah jam. Dengan waktu ini, dalam satu malam pertunjukan bisa ditampilkan dua atau tiga pertunjukan berbeda, dan tiga puluh menit adalah waktu yang baik untuk kompetisi drama pelajar atau mahasiswa.

Sandiwara satu babak sebaiknya fokus pada satu masalah utama, karena tidak ada waktu untuk masuk menampilkan plot yang rumit. Juga untuk alasan praktis, sebaiknya hanya menggunakan satu set panggung yang sederhana saja. Jika sandiwara menggunakan dua set panggung padahal pada malam yang sama ditampilkan beberapa pertunjukan, maka akan dapat dibayangkan berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk mengubah pengaturan panggung. Kalau penonton tidak sabar, maka penampil berikutnya hanya kebagian audiens yang lebih sedikit.

Contoh naskah sandiwara satu babak: Stasiun Terakhir

Full Length Drama

Full-length drama?disebut juga drama malam panjang, karena waktunya cukup untuk menghabiskan malam. Panjangnya dari sekitar tujuh puluh atau delapan puluh menit atau lebih. Sekatang ini, dengan acara televisi mendominasi perhatian kita, sebaiknya memiliki alasan yang sangat baik untuk menjaga penonton di gedung pertunjukan lebih dari dua jam. Dan waktu dua jam juga merupakan hal yang bagus jika ada produser yang ingin mengadaptasi naskah Anda ke layar kaca atau layar perak. Namun sebagai naskah drama sehingga dapat diproduksi, jika perlu, gunakan set dan persyaratan teknis seminimal mungkin. Bisa saja Anda menciptakan naskah dengan latar belakang yang megah seperti istana kerajaan Inggris ataupun dunia bawah laut Dewa Neptunus dengan sepuluh set pentas bergantian, namun diragukan akan ada produser atau sponsor yang mampu membayar Anda.

Penulis belum berniat?menulis naskah drama panjang karena belum ada yang meminta. Lagipula artikel dengan panjang lebih dari 2000 kata membuat pembaca lelah dan akhirnya menyerah. Jika ingin membaca naskah drama lengkap,?Anda dapat membeli atau mengunduh buku-buku karya Shakespeare, ataupun buku-buku karya Akhudiat.

Drama Musikal

Drama musikal panjangnya bisa dari sepuluh menit?jarang terjadi, karena sangat tidak efektif bagi sebuah band bermain hanya sepuluh menit?sampai tiga jam. Mungkin yang ideal adalah antara sembilan puluh menit dan dua jam. Sekali lagi, demi alasan praktis jika ternyata ada yang berminat mengangkatnya ke layar kaca atau layar perak. Penulis sudah sangat dikecewakan dengan video The Cats yang menghilangkan adegan perang dengan bajak laut.

Penulis memimpikan suatu saat akan menulis dan memproduksi sebuah drama musikal. Mimpi belum dilarang, kan?

Selesai sudah pembahasan tentang jenis-jenis pertunjukan drama. Lain waktu penulis akan menyambung dengan tulisan tentang struktur cerita dalam penulisan naskah drama.

?

Catatan: Tulisan ini pernah dimuat di media lain sampai dengan Bagian?3.?Untuk?selanjutnya?akan diteruskan di inspirasi.co.

  • view 350