Tiara

Ikhwanul Halim
Karya Ikhwanul Halim Kategori Puisi
dipublikasikan 28 Februari 2016
Tiara

Tiara di mayang rambutmu layak dijadikan lagu, mungkin. Berselempang kemilau, gaun malam menyapu jalan kucing, permata bling-bling, wajah mulus tanpa abses stimulus era pubertas senyum mengunjukkan deretan gigi putih rapi menawan terlindung tulang rahang sempurna, kilasan cahaya dari kamera lensa panjang menangkap semua momen saat dua telapak tangan mendekap bibir merah jambu, air mata sukacita dan sebaris ucap terima kasih yang dikaji lancar bahkan sebelum lomba dimula. Sepotong busana renang bentuk lekuk dada belah gala jenjang bayang nuansa khayali surga bidadari para lelaki yang haus birahi. Kontrak iklan komersial telah tertulis tinta hitam legal bermaterai di atas kertas segel sudah pasti, glamor borju dekadensi dunia rumor skandal sosialita selebriti lari sembunyi dari paparazzi! Bercita-cita mendinginkan pemanasan global, memberi makan bocah-bocah malnutrisi kurus kering tinggal tulang dibalut jangat, mendamaikan kepala-kepala panas seteru utara-selatan, mengeradikasi kemiskinan menemukan vaksin wabah mematikan menyapu kebodohan dari muka bumi?

Mengukir imaji tertubuh, janji dunia mimpi. ?

?

Bandung, 28 Februari 2016