Brexit atau Anti Brexit, itu Pertanyaannya

Ikhwanul Halim
Karya Ikhwanul Halim Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 30 Juni 2016
Brexit atau Anti Brexit, itu Pertanyaannya

Aku masih bingung, mencoba menganalisa apa yang telah terjadi dan dampaknya ke depan.

Memutuskan keluar dari Uni Eropa! Apakah orang-orang Inggris sudah gila? Uni Eropa memang belum efisien, boros dan terkadang nyinyir mencampuri internal negara anggota yang sebetulnya remeh saja. Tapi jika Inggris kesal dan menginginkan perubahan, takkan dapat dilakukan dengan berdiri di luar pintu pagar dan menyalak seperti anjing liar menggonggongi tanda ‘Khusus Anggota’.

Mengamati peta wilayah hasil referendum, bahkan membuatku bertambah pusing.

Keputusan sebagian besar warga Skotlandia, Irlandia Utara dan London untuk memilih tetap bergabung dengan Uni Eropa wajar saja. Namun kemenangan Brexit di Timur-Laut tak masuk akal. Sebagai basis pabrikan perusahaan multi nasional seperti Nissan dan Hitachi, daratan Eropa merupakan pasar tempat melemparkan produk. Begitu juga dengan wilayah-wilayah lain, yang memutuskan keluar dar Uni Eropa justru wilayah yang mendapat manfaat finansial dengan keberadaan Inggris dalam Uni Eropa. Suara untuk tetap bertahan diperoleh dari kelompok usia muda, 25 – 30 tahun. Kelompok profesional terdidik yang bertindak berdasarkan logika. Dan semakin tua usia atau semakin ke bawah posisi strata sosial, semakin besar suara untuk Brexit.

Benar-benar tak masuk akal!

Meskipun sebagai organisasi Partai Buruh mendukung 100% agar Inggris tetap merupakan bagian Uni Eropa, tetapi perpecahan memperebutkan pengaruh dan kekuasaan telah menjatuhkan Perdana Menteri David Cameron. Dan walaupun calon pengganti mengatakan Project Fear telah berakhir dan hubungan Inggris dengan daratan tetap berlangsung seperti biasa, aku menganggap kata-katanya tak bermakna. Pernyataan yang dimaksudkan untuk membangunkan orang-orang yang berpikiran pendek bahwa Senin pagi setelah referendum, Inggris akan melepas jangkar sepenuhnya dari daratan.

Diperlukan masa transisi setidaknya satu dekade untuk menguraikan simpul dan ikatan berbagai skema pendanaan dan skema manajemen intra-Eropa yang melibatkan kepolisian, bea cukai dan keimigrasian, mobilitas pekerja, pengaturan kunjungan wisatawan dan pertukaran pelajar, dan banyak lagi lainnya. Jika Skotlandia dan Irlandia Utara kembali meminta referendum untuk lepas dari Inggris....

***

Ribuan demontran Anti-Brexit di depan Gedung Parlemen di London menuntut pembatalan hasil referendum. Spanduk-spanduk bertuliskan ‘No More Bregret’, ‘No More Hate’, ‘Leaders not Liars’, ‘Down with Boris’ dan ‘There’s No Plan’ mengacung di tangan para pengunjuk rasa yang menyanyikan lagu Hey Jude dari Beatles yang diganti liriknya menjadi Hey EU.

Minggu depan aku akan meninggalkan London dan semua kehebohan ini, menuju LA. Harga tiket pesawat naik 15%. Nilai tukar Poundsterling terhadap US Dollar jatuh ke titik terendah dalam beberapa dekade.

Gawaiku berdering. Panggilan tak bernomor, tapi aku tahu pasti siapa yang memanggil.

“Kau sudah membeli tiket?” tanya suara dari seberang sana. Ia yang menyarankanku untuk membeli tiket sebelum harga naik dan menukarkan sebagian besar poundstering dengan dollar.

“Sudah,” jawabku singkat.

“Sampai jumpa minggu depan.” Sambungan diputus.

Apakah mereka yang mengatur semua ini? Yang kumaksud dengan mereka adalah organisasi paling rahasia dan juga paling terkenal di dunia. Antara ada dan tiada, sumber inspirasi pakar teori konspirasi. Illuminati.

Seperti yang kukatakan sebelumnya: kau takkan bisa melakukan perubahan dari luar pagar. Mungkin perlu waktu lama atau lenyap tak bernama sebelum sempat bertindak apa-apa. Tapi tak ada salahnya mencoba, bukan?

***

Sebuah petisi menuntut referendum ulang telah ditandatangani oleh lebih dari 4 juta orang. Sebuah petisi lainnya menuntut Sadiq Khan—walikota London, agar mendeklarasikan kemerdekaan London dari Inggris telah mencapai 175 ribu tanda tangan.

Dan baru saja sebuah bom bunuh diri meledak di Bandara Atturk Istanbul, Turki. 36 orang tewas.

 

Bandung, 29 Juni 2016

*Disarikan dari diskusi, imajinasi dan berita.

  • view 74