Sejarah Perkembangan Ilmu Mantiq

aya faradisa
Karya aya faradisa Kategori Filsafat
dipublikasikan 02 Februari 2018
Sejarah Perkembangan Ilmu Mantiq

Pada awal mula kaum Shopi dari Yunani menganggap semua di alam semesta tidak ada yg salah, karna anggapan seorang dengan yg lain selalu berbeda. Ex; seorang merasa kedinginan di suatu tempat yg sma orang lain merasa kepanasan. Bisa jd orang yg satu sdng dlm keadaan sakit. Semua itu benar dan tidak ada yg disalahkan. Namum Socrates menganggap pemikiran seperti ini salah, karna jika semuanya dibenarkan dan tidak ada salah maka seorang pencuri pun dikatakan benar adanya. Setelah meletakan dasar2 pemikiran Aristoteles yg merupakan murid dr Socrates menyusun kaidah yg sekrng dikenal dgn ilmu mantiq.
Hukum mempelajari ilmu mantik bertentangan. Iman Nawawi & Ibnu Shalah mengemukakan pendapat haram, sedang para ulama kalam membolehkan dengan syarat yg belajar merupakan orang yg mampu dlm berfikir. Adapun alasan Imam Nawawi & Ibnu Shalah tidak memperbolehkan ialah karna tercampurnya ilmu mantiq & pemikiran Yunani.
Kaitan Tuhan dgn alam bagi para failususf Yunani adlh hubungan illah dgn ma'lul. illah merupakan sumber pertama sdng ma'lul (kedua) yg muncul karna sumber pertama. Ma'lul akan selalu membutuhkan illah sdng illah tdk membutuhkan ma'lul atau alam raya slalu butuh tuhan tp tuhan tdk membutuhkan alam raya. Alam raya muncul karna keberadaan tuhan secara otomatis. Artinya munculnya tuhan mengharuskan adanya alam raya. Pendapat inilah yg dikhawatirkan Imam Nawawi & Ibnu Shalah. Bagi mereka dan para ulama' kalam alam raya muncul dr ketiadaan, ia datangnya tdk otomatis namun murni karna kehendak tuhan. Ada tuhan tdk mengharuskan adanya alam raya, bahkan bisa saja ada tuhan dan sama sekali tdk ada alam raya. Bagi para ulama' kalam dan Imam Nawawi alam raya itu imkanul wujud, artinya sesuatu bisa jd ada atau tdk ada bergantung kehendak tuhan inilah makna firman Allah :
فعال لمايريد
Artinya tuhan dzat yg maha berkehendak sesuai yg ia inginkan.
اذا اراد شيءا أن يكون له كن فيكن... 
°
°
#konferensiinternational
#peradabanislam

  • view 147