Tengoklah kesampingmu

Debby_ A
Karya Debby_ A Kategori Politik
dipublikasikan 02 Agustus 2016
Tengoklah kesampingmu

Rasa itu dari hati ...

setiap manusia memiliki perasaan seperti itu dan rasa itu berawal dari hati dan tercermin dari senyumannya.  bagaimana kalau  rasa itu hilang dan tertampak kekecewaan dalam hatinya.  peristiwa inilah yang tercermin dari anak2 negeri ini, rakyat bangsa ini. tidak ada lagi senyum, tertawa semua sirna, yang tinggal hanya teriakkan dan tangisan dalam diri semua orang. terluka, dikecewakan, di hempasa seperti debu. tengoklah ke kiri dan ke kananmu siapa orang2 yang terabaikan tersebut. seiring waktu, kita akan melihat kejadian demi kejadian tertampak di negeri ada hal2 yang membuat kita tercenggang dan bingung. sebenarnya kemana arus hidup ini berjalan. meski sudah banyak pihak2 terkait membuat perubahan dan melakukan hal yang baik. tapi masih ada saja yang belum diselesaikan dan masih menjadi beban dalam hal ini Pemerintah. Pemerintah sudah berupaya segala macam cara untuk berbuat sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat dan rakyat bangsa ini. tapi masih saja ada kekurangan, kelonggaran, hukum yang lemah, biokrasi yang diatur menjadi jerumus bagi pihak2 yg tak berwenang.
oknum2 yg tidak bertanggung jawab ini memberi tambah tepuruk negeri ini dan generasi selanjutnya.
hari demi hari ,
tahun demi tahun
waktu demi waktu bergulir
setiap detik anak bangsa ini menangis, menjerit, teriak, airmata yang penuh darah megalir di setiap tetes mata mereka.
setiap harinya masih ada orang2 yang tidur dengan perutnya yang  kosong.
setiap waktu masih ada anak2 yang tidak mengenal bangku sekolahan, Pendidikan yang tak sampai ke mereka.
tiap tahunnya masih saja ada orang yang tidak bisa baca menulis.
sistem biokrasi Pemerintah dan pihak2 terkait bisa lebih memperhatikan hal ini.
masa negeri setiap tahunnya masih ada orang2 yg buta huruf, pengangguran dimana. kemiskinan meningkat, kejahatan terhadap sesama semakin buruk dan jahat.
sekarang ini, di negeri ini marak dengan aksi2 yang amoral , pelecehan anak2 dibawah umur dan masih banyaknya kejahatan.
maka timbul pertanyaan !
Siapa yang harus bertanggung jawab untuk semua setiap kejadian yang ada??
Siapa yang harus memberi Pelajaran agar semua kejadian yang berlangsung bisa di atasi ??
kemana sebenarnya pola hidup dari setiap orang , mengapa mereka harus menjadi korban dari pihak2 tertentu??
mau di bawa kemana negeri ini yang luas penuh keindahan alam kalau manusianya tidak memilki rasa cinta kepada sesamanya dan lingkungan.
negeri ini penuh liku2 dalam perjalanannya, bagaimana Pemerintah melihat arus dari bangsa ini  kemana. sudah cukup orang berteriak kepada Pemerintah toh Pemerintah bisa berbuat apa, ada orang2  kuat2 , kubu2 yang mementingkan diri,  dan ada oknum2 yang tak peduli dengan situasi mereka peduli dengan perut mereka , hawa nafsu keserahkahan, ketamakan atas kedudukan. dan lainnya.
setiap pernyataan memiliki arti seperti apa !
 

Haruskah anak negeri di asingkan dari mata Pemerintah ?

Haruskah anak negeri ini menangis karena hanya ingin di perhatiakan ?

Harus berapa banyak korban yang menjadi mangsa brutalnya para Penguasa ?

Harus berapa banyak orang yang berkorban demi kepentingan semua orang ?

Harus berapa kali anak dari negeri ini berteriak meminta tolong , dan setiap tetes air mata yang menjadi bukti penyiksaan dari orang2 yang bertanggung jawab ?

Sudah banyak orang yang berjiwa besar menjadi pelindung para rakyat akhirnya nyawalah jadi sasaran !

Haruskah mereka yang memiliki Hati Nurani yang benar , harus di cemari dan di jerumuskan ke dalam dosa ?

siapa yang bisa memberi jawaban atas pernyataan tersebut !
apakah yang disalahkan biokrasi Pemerintah ?
biokrasi Pemerintah tidak salah namanya juga biokrasi, yang salah adalah sistem yang di jalankannya.
sudah berapa kali negeri ini memiliki orang2 yang hebat yang pintar  dalam mengakomulasi sistem tatanan biokrasi Pemerintah,  agar berjalan selayaknya seperti sistem yang berguna bagi setiap rakyat. !
Sudah berapa  yang menjadi Orang Nomor Satu di Negeri ini yang naik dan duduk dalam tongkat kekuasaannya?
dimana wadah2 kegentaran dari bangsa ini yang bisa menunjukkan kejayaan sebuah negeri ?
satu Pemerintahan  dengan satu Pemerintahan  lainnya,  sudah bergulir dengan visi dan misi mereka namun rakyat masih menangis darah, masih teriak sehingga urat tenggorkan putus tapi tak di gubris.
masih saja ada penindasan di negeri ini dan yang jadi korban adalah anak2 generasi penerus bangsa.
oknum2 dalam biokrasi berupaya mencari solusi untuk negera lain bahkan terjun untuk turun tangan menghalau masa di disana.
tetapi, negeri sendiri memliki puluhan ratus ribu permasalahan hanya di lihat dan di diamkan ujung2nya rakyat lah yang dipersalahkan.
inilah  peristiwa yang sering terjadi dalam setiap dekade !
Jangan menjelek-jelekkan negeri lain,
Jangan mencaci negeri lain,
Jangan iri karena keberhasilan negeri lain,
Jangan merasa dengki karena kekokohan biokrasi Pemerintahannya,
Jangan meludahi negeri lain, dengan perkataan serta tindakan,
dari semuanya lihat kembali ke dalam diri sendiri. Sudah benarkah diri kita ini ? ajukanlah pertanyaan kepada diri sendiri. renungkan semua tindakan yang kau ambil sudah benarkah semuanya ? atau, ada yang perlu di perbaiki !
banyak pertanyaan timbul dalam benak rakyat ,  sehingga terungkaplah suatu pernyataan untuk mereka yang berkuasa. dimana mereka saat anak negeri memanggil minta tolong ? lalu, siapa yang mau mendengarkan mereka?
banyak orang mengatakan dan menyatakan bahwa negeri ini memiliki banyak orang 2 yang elektual. jika ya, ada dimana mereka yang memiliki elektual tersebut !
Mungkin mereka bisa memberi sumbangsih dan ide mereka untuk dituangkan dalam memajukan bangsa ini.!
Mungkinkah mereka bisa memberi solusi dari problem yang ada .!
Mungkinkah mereka bisa marasakan sakitnya dari orang2 yang di buang karena ketidakadilan dari pihak2 yang tak bertanggung jawab .!
Bisakah mereka membalut luka yang di berikan pihak2 tak bertanggung jawab. !
Bisakah mereka mengobati luka yang sangat dalam, yang sudah di robek dan di tusuk hingga dalam sehingga berdarah sampai bercucuran kemana-mana !

Jangan memberi pemahaman2 kosong yang membuat rakyat hanyut terbawa kedalam jurang maut !

Jangan memberi Filsafat 2 kosong kepada rakyat yang akhirnya rakyat lah menderita akibat ajaran sesat dan menjadi bumerang kepada negeri ini !

Dimana mereka semua yang hanya teriak di balik meja dan menyatakan kami mendukung rakyat seolah-olah benar mendukung padahal omong kosong!
Kenyataannya mereka lah yang menghunus pedang kerakyat dan membantai mereka.
 
sekali lagi, tidak ada manusia yang bodoh , Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kita kepintaran , kecerdasan. kita  semua memliki kecerdasan , tinggal pribadi itu saja kalau mau berupaya dan berusaha untuk mengubah hidup mereka lebih baik. tetapi jika memupuk kemalasan ya bagaimana mau maju itulah titik permasalahannya.
Pemerintah berusaha untuk membentuk dan membangun sumber manusia di negeri ini agar bisa bekerjasama tuk membangun negeri. tapi masih saja ada yang tidak merasakan upaya Pemerintah dalam perubahan yang di wujudkan.
Para Penguasa ini mencari cela agar rakyat merasa mereka tak berguna lagi dan memberi pendongkrak untuk melawan Pemerintah. yang berakibat rakyat menjadi marah dan ingin membongkar semua sistem biokrasi Pemerintah yang hak dari rakyat.
Pemerintah yang ada sekarang dan dulu hanya merubah beberapa program untuk membangun manusia dan pembangunan negeri.
Jangan pernah salahkan rakyat atas perbuatan kalian yang duduk dan makan uang dari rakyat, di atas meja kalian menyuarakan isi hati rakyat padahal Impossibel! Para Koruptor mengisi pikiran rakyat untuk mendukung yang salah dan menerumuskan yang benar ke tampat jurang yang dalam. negeri memiliki banyak biang2 korupsi dan oknum yang bermain2 di balik dan dibawah meja.
Hukum dari negeri ini melemah karena Para Penguasa yang menjilat hukum itu menjadi tak bersih lagi, membuat hukum menjadi kotor karena tindak tanduk mereka.
berbicara undang2 mereka juga yang buat mereka juga yang menjilatnya agar undang2 bisa berjalan seperti boneka yang mereka mainkan. sudah begini siapa yang mau di persalahkan dan bertanggung jawab !
negeri selalu di katakan sebagai negeri ketinggalan di lihat sebelah mata oleh Negara lain yang maju dan berkembang.
maka, jika negeri kita ini ingin setara dengan negera lain, buatlah biokrasi Pemerintahan dan sistemnya berjalan normal dan jangan ada lagi ketimpangan. galakan hukum menjadi nomor satu.
rubah orang2 dan oknum2 dari pihak terkait untuk bisa jerah atas perbuatan dan tingkah laku yang mencemarkan negeri ini. Nischaya Ridho Ilahi akan datang menghampiri negeri yang memiliki Takut akan Tuhan Yang MAha Kuasa.
 
rasa takut akan Tuhan jika timbul di hati, maka tidak ada perbuatan2 tercela yang menghancurkan negeri ini, semua akan berjalan baik.
dan menurut ajaran agama juga bahwa kita hidup sekarang akhir zaman orang2nya yang berubah, kejahatan, kekerasan , ketamakan, dan lainya sudah menjadi Virus mematikan dalam diri semua orang. virus itu menyebar ke seluruh tubuh hingga tinggal waktu saat tertentu ia mati.
kejadian demi kejadian terjadi dan rakyat sudah menderita atas perlakuan dari pihak2 yang tak bertanggungjawab. ditambah lagi biokrasi Pemerintah dan para Oknum yang terkait tidak beri jalan arah yang benar tetapi, membawa bencana ke negeri semakin dalam.
seperti peribahasa ini Setitik Nila Merusak Susu Sebelanga dan ,
Seperti peribahasa lainnya Orang Lain Yang Makan Nangka Orang Lain yang Kena Getahnya.
jadi seperti itulah perjalanan negeri kita ini.
 
kita bisa melihat  rakyat biasa diperlakukan tidak adil apalagi rakyat jelata,  dan yang melarat. masih banyak orang di belahan tanah air ini yang tidak merasakan campur tangan Pemerintah untuk daerah mereka, masih banyak orang yang hidup di garis kemiskinan dan garis dibawah standar kehidupan. masih ada yang tidak mengenal apa itu Pendidikan yang standar dan memadai. kerenggangan sosial dan status yang menjadi problem, ekonomi yang jauh dari kesejahteraan.
janganlah menyuarakan mari kita butuh perubahan yang jauh lebih baik namun itu hanya dibibir saja tindakan nihil !
sebelum menyuarakan teriakkan perubahan lihat lah sekeliling mu apakah mereka merasakan perubahan yang sedang berlangsung ? jadi, sebelum memberi aba2 bercerminlah dahulu , koreksilah dirimu , kalau sudah benar bolehlah menyuarakan perubahan.
berikan rasa yang indah agar bisa dikenang dan ingat supaya sesuatu itu bisa indah pada waktunya.
sampai kapanpun pertanyaan akan muncul dari benak semua rakyat negeri dan anak2 negeri ini untuk mempertanyakan mau di bawa kemana hidup mereka.
biarlah waktu menjawab semuanya !
 
by. Awomd

  • view 250