JEJAK diRINDU #pengadaptasian

EMHA N AUTHOR
Karya EMHA N AUTHOR Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 20 Maret 2016
JEJAK diRINDU #pengadaptasian

? Diruang kelas berukuran 10x8 wali kelas sedang sibuk membacakan teknik untuk pertunjukan drama sebagai syarat kenaikan kelas yang ditangapi begitu serius oleh beberapa siswa. Dan dilanjut pembaggian kelompok yg terdiri dari empat kelompok.?

"ram kamu ikut klompok mana?" tanya rosa memecahkan lamunanku

"ehhhh..... belum dapet kelompok ros." jawabku gugup?

"Yaudah kamu ikut klompoku aja ya soalnya kelompoku kurang satu cowok ram." pintanya yang kujawab hanya dengan angukan, entah perasaanku seperti apa sulit untuk dijelaskan bahkan pak guru yg dari tadi menenrangkanpun sama sekali tidak ada yg kupahami entahlah.

dengan posisi kepala yang kusandarkan pada kedua tangan, pandangan lurus kedepan dan hanya satu yang aku pikirkan pada sat itu yaitu pulang entah kenapa aku terus terusan berpikir untuk pulang kekampung halaman rasanya tingal dan mencari ilmu di kota orang sangat tidak nyaman ahhhh pada saat itu benar benar aku ingin pindah sekolah?

"woyyyyy......."seru ulya teman sekotaku yang di sini kota ini selama tiga tahunsambil mengejutkanku yang akhirnya memecahkan lamunan dan sontak aku mengangkat kepala?

"kamu kenapa ram ? kamu nga betah ya sekolah disini ?" tanyanya padaku. aku hanya mengangukan kepalaku sebagai jawaban?

"udah dijalani aja dulu, aku juga dulu seperti kamu ini tapi sekarang malah serasa betah di kota ini ketimbang di kota kelahiran sendiri karena udah terbiasa, kamu itu cuma butuh waktu ram dan butuh adaptasi pula " katanya menasehatiku memberi semangat agar aku keluar dari pemikiran burukku itu. dan kembali aku kembali memposisikan seperti tadi?

"tetttttttttttttttttttttttttt" suara bel berbunyi tanda waktu pelajaran telah usai. aku memasukan buku kedam tas ku?

"ram jangan pulang dulu" langkahku terhenti mendengar suara rosa yang sepontan langsung membalikan badan, rosa mendekatiku?

"kumpul dulu mbahas drama sama temen temen, dengan sedikit terpaksa aku melangkah mendekati teman sekelompokku.

dengan malas aku hanya mendengarkan ketua klompok dan teman teman yang berbicara memberi usulan hanya aku yang diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun

"gimana ram ada usulan nga dari kamu" tegur salah satu teman sekelompoku smbil mrubah pandangan padaku yang diikuti teman yang lain

"aku ngikut aja mau bagaimana" jawabku cuek, setelah beberapa menit membahas dan sudah di tentuka akhirnya ketua kelompok menutup rundingan kami yang langsung tanpa pikir panjang aku berdiri melangkahkan kaki untuk segera pulang ke asram.

Dan seperti biasanya hari hariku di asrama aku lakukan rutinitas yang di tentukan oleh pihak asrama yang aku jalani dengan sedikit terpaksa karena pikiranku yg tidak sejalan dengan tingkahlaku ku. entah harus bagaimana lagi aku mencari cara agar betah di kota orang karena aku tidak mau mengecewakan keluarga juga kedua orang tua tentunya, yah karena aku anak pertama dari empat bersaudara yang mau tidak mau harus mengikuti perintah orang tua agar diikuti pula oleh adik adiku, aku sebenarnya tidak mau dikota ini tapi mau bagaimana lagi sudah keputusan dari bapak aku tidak bisa menolaknya. ingin sekali rasanya memberontak.

  • view 100