TAK TERUCAPKAN

EMHA N AUTHOR
Karya EMHA N AUTHOR Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 24 Maret 2016
TAK TERUCAPKAN

? ?"dia ingin bersamamu seperti dulu" aku masih ingat perkataan dari salah stu temanmu, sebenarnya pa yang telah terjadi pada diriku ? apa justru ada sesuatu yang terjadi pada dirimu ? entahlah sampai saat ini aku masih belum mengerti. apa karna hal sepele itu kau semarah itu padaku? jika memang iya tolong ijinkan aku untuk bertemu jangan hanya diam.

"ram kata putri kamu sekarang kog kelihatan beda" cetus ani padaku

"berumah gimana emang an?"?

"iya katanya kamu kog sekarang menghindar darinya tidak seperti biasanya, dan katanya kemarin pas habis kamu jalan sama dia kamu kecopetan?" lanjutnya yang ku jawab dengan angukan kepala.

"dia protes kenapa kamu nga bilang sama dia malah kamu bilang sama orang lain?

"akutidak ingin menambah beban pikirannya karena sudah terlalu sering aku mendengarkan curhatanya, apa lagi hanya masalah sepele seperti ini" jawabku dalam hati tanpa menjawab pertanyaan tadi. tapi pertanyaanya kenapa masalah sepele seperti itu harus dipermasalah kan ada apa? toh kita hanya bersahabat tidak lebih meski dalam hati berharap lebih.

"bukanya dia yang menghindar dariku an, buktinya setiap kali aku menghampirinya dia hanya diam lalu pergi begitu saja tidak seperti biasanya " jawabku

"kamu tau alasanya kenapa ?"

"nga tau emang kenapa ?

"masa kamu nga tau kenapa cobalah dipikir kebersamaan kalian, kebahagiaan kalian, dan semua tentang kalian itu sudah lebih dari sahabat, kamu sebagai laki laki harus peka harus memulai jangan menungu"?

?entah pada saat itu aku belum mengerti apa perkataan temanya. aku hanya berpikir kenapa ? jadi seperti ini tidak seperti biasanya, apa kamu sudah bosan bersamaku.

setelah kejadian itu aku lebih banyak terdiam dengan stu pertanyaan, yang akhirnya aku memutuskan untuk menyakan kepada sahabtnya karena tak mungkin aku bertanya langsung padanya dengan kedaan yang seperti ini?

"kamu tau kenapa dia sekarang seperti ini ram?"

aku hanya mengelengkan kepala mengisyaratkan bahwa aku tidak tau menau tentang ini

"dia sebenarnya sayang dan cinta sama kamu hanya saja dia takut untuk mengungkapkanya karena dia tidak mau persahabatnnya denganmu menjadi rusak hanya karena perasanya itu dan dia juga takut kalau berujung menyakitkan." aku hanya terdiam mendengar jawaban tersebut.

dan aku berkata didalam hati"andai kau tau sebenarnya akupun begitu, aku masih diampun karena aku tak ingin merusak persahabatan kita yang telah terjalian bukannya aku menunggu kamu yang menggungkapkan sebenarnya sudah lama aku ingin menggungkapkannya hanya saja aku tidak berani brerkata jujur yah karena akupun tau pada sat itu kau sudah memeiliki kekasih dan aku takut jikau aku mengatakan yang sebenarnya aku takut kamu justru membenciku. biarlah ta mengapa biar saja aku simpan perasaan ini meski hati menolak tapi tak apa aku bahagia mencintaimu dengan cara seperti ini, dan maaf jika aku berubah seperti ini, aku berubahpun karena aku sudah tau perasanmu padaku sebenarnya aku berharap kita bisa jadi sepasang kekasih tapi aku engan jika berujung menyakiti satu sama lain.

sudah hampir 2tahun kita tidak bicara. ingin rasanya kita seperti dahulu tapi tidak mungkin akan terjadi meski aku sudah ta tapi aku engan mengungkapkan biarlah rasa ini terpendam agar kamu tidak tau dan akupun merasa bahagia mencintaimu dengan cara seperti ini. menyapa dalam kejauhan, mendoakan setiap malam bahkan sebelum tidur aku mengharapkan bertemu denganmu meski hanya lewat mimpi. entah kapan pada wqktunya akan aku sampaikan meski sebenarnya kamupun tahu. karena aku tidak ingin kamu mendengarnya dari orang lain tapi kamu mendengarnya dari ucapanku langsung pun juga aku yang menginginkan ucapan itu darimu bukan dari orang lain. sunguh aku masih mengaharapkan kita yang dulu.

  • view 118