Ketika JOMBLO menggugat

Auli Fisabil Al Amin
Karya Auli Fisabil Al Amin Kategori Kisah Inspiratif
dipublikasikan 11 Agustus 2017
Ketika JOMBLO menggugat

Ketika JOMBLO Menggugat


 *PERINGATAN : DILARANG BAPER ! opini ini terlahir dari kegalauan penulis akibat dari kehidupan romansa terakhir penulis yang memang sedikit tragis. Di sini terdapat pemikiran serta analisa sinting dan absurd dari penulis. mengenai seluk-beluk, pahit-manisnya & baik-bangsat nya belantika dunia romansa. yang diambil dari sudut pandang penulis, kebetulan seorang pendekar jomblo. Oke let's tell the story!*


 Di era modern seperti ini dimana ketika teknologi berkembang pesat, proses komunikasi antar perorangan menjadi semakin mudah & praktis. Apalagi dengan adanya demam penggunaan media sosial & smartphone yang semakin lama semakin mutakhir.

 Jarak seolah tak jadi masalah,terjadi transparansi dalam hal komunikasi. ini meliputi kemudahan dalam bidang bisnis,memperluas relasi, maupun berkenalan dengan lawan jenis khususnya atas dasar motif asmara.

 Bicara mengenai asmara, terdapat satu jenis makhluk ciptaan Tuhan yang sedikit kurang beruntung dalam hal ini. Mereka biasanya haus akan kasih sayang dan rindu akan belaian. Masyarakat umum menyebut mereka JOMBLO.

 "Jomblo" entah siapa yang mempopulerkan nickname tersebut. Yang jelas mereka eksis dan nyata adanya !

 Berdasarkan pengamatan dan observasi pribadi penulis. Yang diambil dari data relasi,teman dan saudara penulis :

 Statistik jomblo pria/wanita kisaran usia 19-35 tahun antara lain :


 Rupanya , sekitar 72 % pria dari rentang usia 19-35 tahun menyandang "predikat" Jomblo.

 Dan 38 % wanita dari rentang usia 19-35 tahun rupanya "bergelar" jomblo.

 Berdasarkan statistik pribadi penulis kesimpulan nya mayoritas jomblo adalah kaum Adam. Congratulation brother ! *tepuk tangan* wkwkwk

* Pria Jomblo : terlahir sebagai seorang pria yang kodratnya diciptakan untuk "memberi" dan wanita yang "menerima". Umumnya agresif & beringas dalam mencari TULANG RUSUKnya yang hilang. Mereka biasa nya menyukai tantangan,semakin ditolak semakin penasaran, rayuan maut alias gombal adalah keahlian mereka. Seiring bertambahnya usia dan pendewasaan cara berpikir. Mereka cenderung berhenti bermain-main dan mencari komitmen seumur hidup.


 * Wanita jomblo : kadang suka malu-malu kucing, suka bermain "kode-kodean" guna memancing perhatian gebetan. Cenderung suka menyembunyikan status kejomblo'an mereka. Lebih jarang jika dibandingakan populasi jomblo pria yang menjamur dimana-mana. Seiring bertambahnya usia dan pendewasaan cara berpikir. mereka biasanya mencari pasangan yang bisa menafkahi kebutuhan "finansial & emosional (lahir & batin)" mereka, guna dijadikan soulmate seumur hidup.

 MUSUH TERBESAR jomblo, sebenarnya bukan karena ngiri melihat pasangan yang lagi dimabuk kepayang, melihat suami-istri yang dengan mesranya saling suap-suapan,ataupun tanpa sengaja melihat kucing lagi kawin .

 Tapi STIGMA masyarakat lah yang cenderung memojokkan status kejombloan mereka. Mereka korban dari pemikiran mayoritas masyarakat kita yang cenderung sempit.

 *hanya karena jomblo dikira tampang kita kurang rupawan. Padahal setiap orang mempunyai ketertarikan standar rupawan yang jelas berbeda.

*hanya karena jomblo dikira kita menyimpang secara seksual.padahal jelas-jelas melihat lawan jenis yang sexy abis, bagian tubuh yang lain tiba-tiba "menegang"

 *Hanya karena jomblo dikira kepribadian kita tak menarik, padahal selera setiap orang itu berbeda-beda. Ada preman yang tertarik dengan gadis kutu buku, ada gadis tomboy yang tergila-gila pada pemuda pendiam, ada pula seorang ustadz yang di buat mabuk kepayang oleh seorang pramuria. (Astaghfirullah, ngawur nek iki hmmm)

 Akibat tekanan dari stigma masyarakat tersebut, banyak jomblo-jomblo labil yang menjalin sebuah hubungan romansa hanya karena STATUS, ajang PENGAKUAN & PEMBUKTIAN.

 Untuk menunjukan kelayakan mereka kepada masyarakat bahwa mereka pantas & laku ! Yang parahnya lagi dibangun tanpa adanya landasan cinta & kasih sayang dalam hubungan tersebut (uh so sweet).

 Bersabarlah wahai saudara-saudara jombloku, tetap lah kejar impianmu, tuntaskan pendidikanmu, sukseskan karirmu, dan dalami passionmu.

 Karena pada dasarnya manusia diciptakan oleh Tuhan untuk berpasang-pasangan. Bedanya kita termasuk orang yang rezekinya (jodoh) ditakdirkan datang terlambat.

"PENDEKAR MENANG KARI,MBLO !"


 Note : buat para mantan, semoga kalian bahagia bersama yang lain. Tuhan tahu kalau kamu terlalu baik buatku. eeeeh, atau aku yang terlalu baik buatmu ? hahaha #bercanda

 Buat gadis berhijab manis yang kadang senyuman nya tiba-tiba muncul di pikiran saya waktu buang air. Jangan terlalu cuek, udahan ya main "tarik-ulurnya" kalo buat nafkahin kamu gaji saya lebih dari cukup kok! hehehe.

 

*Ditulis oleh seorang pria yang dulunya sempat berjaya dalam dunia romansa, dan kini berakhir secara tragis menjadi seorang jomblo.

 

 

Auli Fisabil Al Amin

  • view 132