Benang, Lajang, Jalang.

Atthina Ayu Mustika
Karya Atthina Ayu Mustika Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 28 Agustus 2017
Benang, Lajang, Jalang.

Hari ini aku senang, pulang ke rumah tanpa perlu menunggu malam datang.

Aku masih melihat matahari, sebelum ia tenggelam.

Aku masih melihat lampu jalan terlihat berseri, menunggu-nunggu temaram.

Bukan. Bukan tanpa sebab aku segera pulang, aku ingin mengingatkan diriku betapa menyenangkannya jadi lajang.

Tapi aku tahu temaram pasti datang, dan malam pasti jadi siang, dan satu titik suram pasti menyongsong satu titik senang.

Bukan. Bukan tanpa sebab aku menerima ajakanmu membuat benang dari ulat jalang. Kulakukan itu, sebab ku tahu itu tak mungkin, menghasilkan benang-benang indah dari si jalang.

Tapi  toh aku masih tetap mencoba. Mungkin sebenarnya aku lebih jalang, tanpa bagian-bagian jalang darimu. Tanpa kejalanganmu.

Ya. Tanpa kejalanganmu aku sudah jalang dan memintal benang, sambil lajang.

  • view 24