yang Pertama itu Istimewa

Asy Syafa Mahfuzhah
Karya Asy Syafa Mahfuzhah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 25 Januari 2017
yang Pertama itu Istimewa

Jika tidak ada seorangpun yang percaya padamu, maka percayalah pada dirimu sendiri.

Jika ketidaktahuanmu membuatmu takut, maka putuskanlah. Kamu memilih untuk mencoba atau tidak sama sekali?

Jika orang yang kamu percaya tidak mempercayaimu, maka sudah sepatutnya kamu sebagai hamba hanya perlu percaya pada Allah. bukan yang lainnya.

 

dalam catatan harian, mata dan pikiran merekam semuanya.

Ini adalah makna tentang pengalaman pertama. Pengalaman tentang hal apapun. Seringkali rasanya membuat pikiran melanglang buana entah kemana dan membuat irama jantung menari lebih dari biasanya. Apalagi bagi seorang perempuan 19 tahun yang tidak pernah pergi sendirian tanpa pengawasan orangtua. Namun, setidaknya masa kini seseorang bisa mencoba mempelajarinya. Zaman sekarang, mudah saja jika ingin berjalan-jalan melihat pengalaman banyak orang. 

Benar faktanya bahwa, pengalaman adalah guru terbaik. Tentu saja. Seseorang tidak harus tenggelam untuk bisa berenang. Karena pengalaman itu bisa dari datang dari diri sendiri maupun orang lain. Tinggal kamu yang tentukan. Kamu ingin belajar dari pengalaman orang lain atau tidak? Jangan pernah lupa kalau muslim yang baik adalah muslim yang tidak jatuh dilubang yang sama. 

Jadi, kembali pada pengalaman pertama yang kadang membuat seseorang takut dan berhenti melangkah yaitu, siapa lagi yang  bisa membelenggu ketakutanmu kecuali dirimu sendiri. Semuanya ada pada kendalimu. Tentukanlah :)

 

Seseorang tidak akan pernah tahu dimana letak kesalahannya sebelum ia memutuskan untuk mencobanya sendiri. 

 

24 Januari 2017

*selepas perjalanan dari dunia ayunan yang menyenangkan dan tak terlupakan :)

  • view 62