Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 2 April 2016   19:16 WIB
Sepucuk Surat untuk Inspirasi.co

Untuk orang-orang hebat?di balik layar Inspirasi.co.

Saya harus mengucapkan terima kasih atas kehadiran platform kalian di tengah-tengah kami sebagai wadah untuk menampung beragam karya sekaligus sebagai penghubung untuk saling menyalurkan inspirasi.
Pada saat yang sama, ketika kalian hadir pada situasi seperti ini, saat sosial media seringkali hanya diisi oleh keonaran belaka, saat orang merindukan tempat berbagi karya yang nyaman, saat orang mengharapkan ruang untuk bisa saling berbagi ide dan menularkan semangat, saya kira, ketika itulah kalian telah berani menghadirkan angin segar, memperkenalkan sebuah faktor pengguncang, kepada dunia demi pembentukan generasi muda yang lebih baik.

Seandainya Inspirasi.co tidak berniat untuk meminta pendapat dari anggota-anggotanya, mungkin saya tidak akan menuliskan surat ini?yang tak lain dan tak bukan merupakan pendapat saya sendiri.
Salah satu hal yang paling menarik di platform ini adalah adanya tingkatan level. Sangat keliru bila kita beranggapan bahwa tingkatan itu telah dibuat untuk memudahkan admin dalam menyubordinasi antar anggota. Lebih dari itu, ia bisa menjadi semacam cambuk yang, mungkin tanpa kita sadari, akan melecut setiap kemalasan yang menghampiri. Sebab, semakin kita rajin menghasilkan karya, semakin mudah pula kita mencapai level di atasnya.
Menurut hemat saya, Inspirasi.co sangat berpotensi mencetak penulis-penulis muda yang handal, bahkan seorang ?man of letters? sekalipun.

Maaf saya akan memberikan sedikit kritik. Di sini saya pernah mendapati beberapa orang dengan karya-karya hebat, tetapi mereka kurang mendapatkan apresiasi. Itulah apa yang paling saya risaukan, the lack of appreciation rate. Seorang inspirator?sebutan untuk anggota?belum tentu akan mendapatkan follback ketika ia mengikuti inspirator lainnya.
Mereka, yang telah dengan setia mengunggah karya hanya untuk Inspirasi.co, pantas untuk mendapatkan apresiasi. Jika bukan untuk platform itu, mereka pasti akan beralih ke media lain, bahkan yang lebih menguntungkan, misalnya, lapak sebelah yang namanya tidak bisa saya sebutkan.
Admin dari situs tersebut telah mengatakan bahwa setiap orang yang mengirimkan karyanya?puisi, essai, cerpen?akan mendapatkan honor bila ia layak untuk ?diterbitkan.
Selain itu, di sini, saya khawatir karya-karya yang dulu pernah dipublikasikan di media lain akan menjadi ramai dibicarakan, sedangkan karya-karya segar jebolan pemuda Inspirasi.co justru akan terkucilkan.

Saya akan mengakhiri surat ini dengan membubuhkan satu pertanyaan. Sebuah pertanyaan yang tak perlu untuk ditanggapi dengan serius sekaligus tak mudah untuk diabaikan begitu saja. Kalau setiap anggota telah mendapatkan sebutan ?inspirator?, lantas kenapa masih terdapat level dengan nama yang sama?
Rockstar sudah ada?ini keren. Mungkin Inspirator bisa diganti dengan Motivator?
Itu kelihatannya juga keren.


Salam baik,
A. SYAHERTIAN
02/04/2016
TULUNGAGUNG, JAWA TIMUR.

Karya : Arif Syahertian