Rasa

Ellysa Diniastri
Karya Ellysa Diniastri Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 08 Maret 2016
Rasa

?

Kembalilah menjadi masa lalu sayang, saat senyummu selalu melengkung ketika dua pasang mata kita menatap

Ketika kau pulang, dan aku membawa payung, menunggumu dalam cemas di tengah guyuran hujan deras. Aku ingin kau segera datang karena tidak ingin kehabisan waktu untuk bercerita panjang, tentang segala yang terjadi selama kau tidak ada.

Ingatlah dahulu sayang, ketika jarak beberapa kilometer menjadi penghalang kita bertemu setiap malam dan kita sama-sama tersiksa dalam rindu kesendirian

Saat aku membela beberapa jam kesempatan untuk mencarimu dalam kesibukan yang tidak bisa ditawar

Kenanglah masa itu sayang, waktu aku menangis tersedu-sedu di atas bianglala dan kau tertawa puas bahagia karena berhasil membujukku yang takut ketinggian.

Saat aku berangkat dini hari ke kotamu, tak bisa bicara karena difteri, kemudian makan bubur di pinggir jalan, hanya untuk menemukan setitik rasa bahagia yang selalu kurindukan darimu

Jika aku tak seperti dulu sayang, aku akan berterima kasih jika kau menerima aku di masa kini dan di masa lalu,?saat kita hanya punya uang beberapa ratus ribu agar?bisa senang dan kenyang.

Seandainya kau sudah lupa sayang, maka aku akan mengingatkan, hari pertama kita bertemu dan kau membeli barang daganganku bersama seorang wanita. Dulu kukira seseorang yang hebat sepertimu lebih cocok bersanding bersama wanita yang anggun di pelaminan.

Terima kasih sayang,?karena menyodorkan cinta sehidup semati disaat ada orang yang menolak cinta penuh pengorbananku di luar sana.

Harusnya kau ingat sayang, saat menonton bioskop dan aku secara spontan bersembunyi di lenganmu. Aku tak sengaja sayang, dan kau tersenyum nakal. Mungkin hati ini mulai tahu, siapa yang akan melindungiku di sisa hidupku.

Mungkin kau tak pernah mengenangnya sayang, saat pertama kali aku menulis bahwa aku menyukaimu. Pria yang hanya kukenal beberapa hari. Yang tidak pernah membiarkanku bokek tidak punya uang. Yang tidak pernah menghabisi harga diriku karena cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Jika suatu hari kau lupa sayang, tanyakan padaku, maka akan kuceritakan betapa indahnya perasaam saat itu. Aku mengingatnya, meski melupakan detailnya, aku selalu tahu rasanya.?

Bagiku orgasme adalah cinta yang meledak-ledak, membahagiakan, dan penuh kejutan. Kau tahu caranya, dan hanya kau yang tahu. Aku hanya menunggu, mungkin perasaan yang dulu akan sesekali mampir. Mengembalikan memori tentang rasa yang nano-nano.

Aku mau dan aku mau kau tahu...

  • view 125