Semangat Puan Membangun Daerah-daerah Perbatasan

Asti Novi
Karya Asti Novi Kategori Inspiratif
dipublikasikan 09 Agustus 2017
Semangat Puan Membangun Daerah-daerah Perbatasan

Pejabat yang baik adalah yang benar-benar mampu menyerap aspirasi rakyatnya. Tetapi rakyat tak selalu bisa berbicara atas apapun kesulitan yang dialaminya, maka pejabat yang baik mampu melihat dari jarak yang dekat, berinteraksi dengan mereka, berdialog dengan mereka. Melalui cara yang intens seperti ini, rasanya rakyat tak perlu banyak berkoar-koar untuk meminta. Sebab dengan cara ini, pemimpin yang mampu mengamati dan peka dengan keadaan, dia bisa memperoleh kesimpulan-kesimpulan sementara dari persoalan yang tengah dialami masyarakatnya.

Sebaliknya, jika dia tak mau turun ke daerah-daerah, tak hendak blusukan mencermati keadaan dari jarak yang dekat, tak mau menyentuh persoalan secara langsung dan enggan berdialog dengan mereka, maka berbagai upaya apapun dari rakyat untuk bersuara tak akan memberikan pemahaman yang jelas dan penting. Dan oleh sebab itu, pejabat seperti ini tak patut diteladani.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan adalah contoh yang baik dari seorang yang bekerja untuk negara dan sebagai pelayan rakyat. Misalnya, sebelum dia berbicara di hadapan para pakar, dosen, dan mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor (pikiran-rakyat.com, 7/8/2017) dan meminta masukan dari mereka bagaimana menyelesaikan persoalan kesejahteraan sosial, Puan telah lebih dahulu seluk-beluk persoalan yang dia utarakan. Dia menyampaikan bukan sekedar apa yang didengar dari rakyat, tapi dari hasil apa yang dia alami dari berinteraksi dan berdialog dengan masyarakat. Dia tidak sekedar mendengarkan, tapi dia melihat dari jarak dekat. Dia menginjak bumi di tempat mana rakyatnya mengalami persoalan.

Puan Maharani di hadapan orang-orang yang dianggapnya memiliki konsentrasi akademis di bidang itu berbicara tentang pembangunan manusia di wilayah terdepan, terluar dan tertinggal atau disingkat dengan 3T. Puan meminta masukan dari mereka dan hendak melibatkan mereka karena Puan percaya bahwa ilmu pengetahuan adalah salah satu cara untuk menolong umat manusia.

Sekali lagi apa yang dikatakan oleh Puan Maharani bukan sekedar mendengar dari satu jarak yang jauh. Dia mengunjungi langsung daerah-daerah perbatasan negara. Bahkan Puan sudah menegaskan bahwa pemerintah membuat pos lintas batas khusus di wilayah 3T tersebut. Dan dari kunjungan itu, banyak hal yang bisa didapatnya sebagai bagian kajian bersama para pakar dan mahasiswa. Dan demi itu, Puan juga berencana menempatkan para mahasiswa selama beberapa waktu di sana.

"Banyak hal yang dibutuhkan terutama kebutuhan dasar (pendidikan, kesehatan dan pasar)," kata Puan seusai berorasi pada acara Dies Natalis ke-12 Fema IPB tersebut.

Apa yang ingin dilakukan oleh Puan Maharani di sekitar pos lintas batas itu adalah agar pemerintah mendorong pembangunan fasilitas umum seperti pusat kesehatan masyarakat, sekolah dan pasar tradisional. Ketiga aspek itu menurut Puan, dapat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di wilayah 3T.

  • view 13