Tren Positif Progresifitas Kinerja Puan Maharani

Asti Novi
Karya Asti Novi Kategori Budaya
dipublikasikan 30 Maret 2017
Tren Positif Progresifitas Kinerja Puan Maharani

Masihkah kita berfikir Puan Maharani adalah menteri dengan kinerja yang minus? Rasanya penilaian itu tak perlu lagi dipertahankan dengan kegigihan yang terlihat ‘ngotot’ dan dipaksakan sehingga kesannya subjektif sekali. Dengan segala kerelaan hati dan keterbukaan pikiran, Puan sedang mengalami tren positif dalam kinerjanya sebagai mentri.

Jika nama Puan Maharani, dalam hasil survey indo Barometer yang diambil dari tanggal 4-14 Maret 2017 tentang survey penilaian publik kepada pemerintahan, menempati posisi tinggi dengan angka 4,3 persen, angka itu sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. Angka belum mewakili kegigihan sesungguhnya yang telah dilakukan oleh Puan Maharani sebagai seorang menteri koordinator.

Angka itu masih terlalu kecil, Mengapa?

Puan Maharani sejauh ini menunjukkan tren kinerja yang positif. Sejak penilaian terus-menerus menempatkan Puan sebagai menteri tidak memiliki prestasi – penilaian yang sesungguhnya tidak adil, dia tidak patah semangat. Justru sebaliknya dia seolah mendapat segar tantangan untuk menunjukkan diri bahwa ia mampu melawan kritik itu dengan kerja nyata. Menteri koordinator yang membawahi delapan (8) kementerian ini (Kementerian agama; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi; Kementerian Kesehatan; Kementerian Sosial; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi; Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; dan Kemterian Pemuda dan Olahraga) sejauh ini mampu bekerja secara sinergis dan mengordinir kementerian di bawahnya tersebut. Bagi menteri koordinator, keberhasilan koordinasi dan sinergisitas diantara kementerian yang dibawahinya adalah satu prestasi penting – meski selalu perlu dipublikasikan.

Puan Maharani dikenal – dan kian lama kian dikenal – oleh publik mengingat dia sering hilir mudik mendatangi dan meninjau bencana. Istilah blusukan yang dipopulerkan oleh presiden Joko Widodo terus memperoleh gemanya dalam diri Puan Maharani. Menteri cantik ini tidak segan-segan berinteraksi dengan masyarakat bawah, bersalaman dengan mereka, merangkul mereka dan dengan senyumannya ia selalu terlihat begitu ramah kepada masyarakat kecil. Kerja-kerja yang terlihat sederhana dan konsisten – meski tak selalu perlu diukur standarisasi prestasi atau tidak, suatu penilaian yang seringkali selalu ‘nyinyir’ dan mengabaikan kerja pengabdian – kian menguatkan keberadaannya. Kerja-kerja pengabdian yang dilakukannya secara tulus, tanpa mengeluh dan dengan gigih membuat namanya kian akrab di dalam sanubari masyarakat ‘wong cilik’.

Faktor kepercayaan Jokowi atas Puan Maharani juga memberikan kontribusi yang tidak kecil. Hingga saat ini, presiden memberikan kepercayaan yang sangat tinggi kepada Puan Maharani. Memang hujan kritik. Tapi presiden memiliki alasan tersendiri kepada menteri muda Puan Maharani ini. Dalam setiap kunjungan presiden, misalnya ke daerah-daerah dalam rangka membagikan bantuan, Puan Maharani selalu berada di dekat presiden. Kemanapun Presiden pergi dalam kunjungan kerja atau membagikan bantuan, menteri cantik dan berprestasi selalu mengiringi presiden.

Yang perlu ditegaskan di sini bukan soal betulkah kepercayaan presiden yang berkontribusi besar atas naiknya angka kepuasan publik atas Puan Maharani melainkan mengapa presiden begitu percaya kepada Puan Maharani? Penilaian sementara yang cenderung tidak adil dan terlalu menempatkan kecurigaan politik di atas segala-galanya mengatakan faktor Megawati pemilik PDIP. Rasanya Jokowi tidak akan mempertahankan menteri yang buruk dan tidak bisa bekerja dengan baik di dalam pemerintahannya yang hanya akan menghambat efektifitas kerja dan kemampuan pemerintah dalam melayani masyarakat. Jokowi pun tak ‘seterkungkung’ itu untuk berbicara dan bersikap tegas tentang siapa-siapa yang menurutnya baik dan tidak baik.

Jika ada sekilas pernyataan akhir untuk melukiskan Puan Maharani, dia memang menteri yang hebat dan gigih dalam bekerja.

  • view 88