Pentingnya ‘Ramah Senyum’ ASN Menurut Puan Maharani

Asti Novi
Karya Asti Novi Kategori Budaya
dipublikasikan 24 Maret 2017
Pentingnya ‘Ramah Senyum’ ASN Menurut Puan Maharani

Dalam sosialisasi “Gerakan Indonesia Melayani” yang tujuannya untuk membangun karakter aparatur sipil negara (ASN), Puan Maharani menyinggung upaya optimalisasi pelayanan publik. Pelayanan publik penting mengingat di sinilah keberhasilan negara ditentukan dalam rangka interaksinya dengan rakyat. Rakyat – yang dalam prinsip demokrasi adalah representasi dari orang-orang yang berdaulat dan sangat menentukan bagi tegaknya negara – merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan pelayanannya oleh negara.

Optimalisasi pelayanan publik merupakan sesuatu yang mendesak. Menurut Puan Maharani, karena sejauh ini, bisa disaksikan masih banyaknya kualitas pelayanan publik yang belum sesuai dengan harapan. Revolusi mental yang digemakan dalam kampanye Jokowi dan kini menjadi slogan penting dalam pemerintahan kabinet Indonesia Bersatu mengamanahkan pentingnya peningkatan pelayanan publik.

Puan Maharani, sebagai panglima dari revolusi mental ini, memahami betul apa yang terkandung di dalam instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016. Puan menegaskan bahwa apa yang dimaksud revolusi mental tidak selalu menyasar hal-hal besar, dalam arti yang abstrak. Tetapi menuntut kesediaan-kesediaan kecil yang rutin tapi berpengaruh besar bagi terlihatnya negara sebagai kekuasaan yang berpihak kepada rakyat.

Gerakan Indonesia Melayani merupakan salah satunya. Apa yang terkandung di dalam gerakan Indonesia Melayani, menurut Puan Maharani, tak lain adalah himbauan yang diarahkan kepada seluruh aparat sipil negara untuk bersungguh-sungguh, optimal dan mencintai pekerjaannya untuk melayani rakyat. Kecintaan untuk memberi pelayanan merupakan hal penting. Kecintaan membuat pelayanan berjalan makin baik, menyenangkan, ramah dan penuh senyuman.

Mengapa sikap ramah, baik dan senyum penting untuk menjadi bagian dari keseharian yang melekat pada ASN? Sebab mereka akan berhadapan dengan rakyat, dengan masyarakat. Pelayanan publik harus bisa menghadirkan hal-hal yang nyaman dan menyenangkan. Kebiasaan-kebiasaan kecil semacam ini merupakan tuntutan penting yang harus dimiliki oleh ASN.

“Bagaimana berhadapan dengan rakyat, jangan menunjukkan wajah seram, harus tersenyum kepada siapa saja yang datang, hal itu yang harus ditunjukan pemerintah, terutama pegawai yang bertugas menerima tamu,” kata Puan.

Yang terpenting, Puan berharap ASN bisa menjadi penggerak utama dan teladan gerakan perubahan tersebut. Keteladanan ASN dapat diwujudkan melalui praktik pelayanan publik agar semakin baik untuk kepentingan masyarakat.

 

 

  • view 77