Mengaji, mengkaji, mengabdi

Anugrah Syamsul H
Karya Anugrah Syamsul H Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 Desember 2016
Mengaji,  mengkaji,  mengabdi

Satri? 

Apa yang kalian pikirkan tentang mereka? Mungkin kalian lebih mengenal mereka dengan orang-orang sarungan yang seringkali mengaji di pondokan-pondokan atau pesantren, orang-orang marginal, yang mungkin bagi sebagian orang adalah kumpulan orang-yang kurang terpelajar, beda dengan di sekolah dimana orang-orangnya mengkaji ilmu, orang-orang terpelajar.

Mengaji dan mengkaji adalah dua hal yang berbeda. Mengkaji lebih mengarah kepada intelektual akademis. Sedangkan mengaji, lebih mengarah kepada perasaan batin, tak dapat dilihat tapi dapat dirasakan, yang terlihat hanya tanda-tandanya, lebih tinggi lagi dampaknya, hasilnya, yaitu ilmu yang bermanfaat bagi pemiliknya, setidaknya memberikan ketenangan batin bagi yang mengaji.

Belajar dari sesuatu, bukan malah mempelajari sesuatu. Jika belajar tentang sesuatu, bahkan secara serius dan mendalam, tetap tidak akan pernah sampai pada apa yang dipelajari, tidak akan pernah sampai pada apa yang kita inginkan. 

Lain halnya dengan 'belajar dari sesuatu'. Yang perlu disadari dan diingat setiap saat bahwa banyak hal yang tidak diketahui, dibanding yang diketahui terhadap sesuatu. Itulah juga (mungkin) sebabnya, begitu banyak hal yang tak bisa dimengerti dengan akal intelektual, tapi mampu dipahami oleh perasaan batin kita. 

Bagi seorang santri 'mengabdi' mungkin adalah kata selanjutnya yang paling cocok. Sesuai dengan makna katanya 'sant' manusia baik dan 'tra' suka menolong. Dalam kerangka ini santri dapat dipahami sebagai kumpulan individu-individu yang terdidik yang berorientasi pada aksi-aksi sosial kemasyarakatan.

Kini santri tak hanya mengaji-mengabdi,  tapi naik derajat,  mengaji-mengkaji-mengabdi. semoga kita senantiasa menjadi 'santri' yang mengaji tentang apa saja baik tentang sesuatu yang bisa dikaji maupun yang tidak, mengkaji apa saja yang dapat dijangkau akal intelektual, lalu kemudian mengabdikannya untuk kemaslahatan bersama, agar bisa bersama-sama memaknai kehidupan, serta bersama-sama lebih dekat pada Tuhan.

.

.

.

.

.

.

#negerisantri #alasantri #mahasantri #santrinusantara #janganlupabahagia

#santrikeren #santrikerenindonesia #santriasyik #cssmora #cssmora_uin_sgd_bdg

  • view 204