Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 12 Februari 2016   11:14 WIB
Secangkir Kopi dan Sepotong Hati yang Patah

Hujan semakin sering turun beberapa minggu ini

Mungkin hujan sedang jatuh cinta dengan kotaku

Ahh..apa kau tak merasa lelah? Kau jatuh bahkan hingga ribuan kali

Tak terasa sakitkah?? Kau terus jatuh meski kau tahu bahwa sesungguhnya jatuh itu sakit

?

Aku masih berada di kedai kopi sudut jalan

Tempat biasa aku menikmati kopi favoritmu

Sembari melihat orang lalu lalang menerjang gerimis

Sesekali ada sepasang kekasih bersama menerobos hujan

Sepayung berdua

Romantis bukan?

?

Hari ini hujan tak begitu deras

Hanya gerimis secukupnya saja

Aku menikmati uap yang mengepul dari cangkirku

Di pojok kedai menghadap jendela kaca besar

?

Aku mulai terbiasa dengan pahitnya rasa kopi

Meski lama kelamaan muncul rasa manis yang lebih banyak

Dari sudut jalan di seberang kedai aku melihat sosok yang kukenali

Sangat kukenali

?

Tetapi...

Sontak kopi yang kuteguk tak sedikitpun mulai memanis

Tak seperti biasanya

Hanya pahit yang menjalari seluruh badan

Ahh..pun hujan mulai deras..

?

Ya..

Aku melihatmu

Tapi..siapa dia?

Kopi yang kupegang masih terasa hangat

Tapi entah kenapa hanya dingin yang kurasa

Pahit rasa kopi makin menyeruak

Tak ada sedikitpun manis kurasa

?

Ahh..Sepertinya kau telah menemukan pecinta kopi yang lain

Yang akan menjadi temanmu di kala hujan

Menikmati kopi kesukaanmu

Dan membagi semua kesukaan dan ketidaksukaanmu terhadap banyak hal

?

Ahh..Kopiku semakin pahit

Karya : Arsyi Nurani