Pemuda : Dulu vs Sekarang (opini)

Arsyi Nurani
Karya Arsyi Nurani Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 09 Februari 2016
Pemuda : Dulu vs Sekarang (opini)

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

?

Lagu itu biasa dikumandangkan setiap hari Sumpah Pemuda.

Kapan sumpah pemuda? Lupa? Tidak ingat?

Kalau?anniversary?jadian sama pacar? Ulang tahun pacar? Tidak akan lupa pastinya.

Bukan mau mengolok, tapi memang begitu adanya. Beberapa anak muda jaman sekarang mungkin lupa kapan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Mungkin isi Sumpah Pemuda juga tidak hafal. (saya juga sering kebalik-balik kok)

Jaman saya SD, bunyi dan kapan peringatan Sumpah Pemuda itu hukumnya?fardhu 'ain untuk dihafal. Kalau tidak, guru PPKn dan IPS akan memarahi.

Kalau sumpah yang dilakukan pemuda jaman sekarang tidak bisa lagi disamakan dengan sumpah yang dilakukan pemuda di jaman kemerdekaan dulu. Jauh berbeda. (Helloo..jaman dulu sama jaman sekarang beda)

Jaman dulu pemuda bersatu padu, membentuk organisasi pemuda, melawan penjajah agar merdeka. Jaman sekarang pemuda bersatu padu, membentuk organisasi pemuda juga. Tapi untuk balapan motor dan tawuran. (wohh apaan itu maksudnya?)

Kenapa? Salah? Tidak kan? Coba saja sekarang, berita di koran. Headline nya "Kelompok pemuda tawuran karena rebutan hadiah panjat pinang", "kelompok remaja lomba, balapan motor dengan hadiah kerupuk satu kaleng". That is reality. Kenyataan tentang bedanya pemuda jaman dulu dengan jaman sekarang.

Kolot? Saya? Memang. Saya lahir waktu?handphone masih menjadi barang kebutuhan tersier dan tidak semua orang bisa membeli dan memiliki?handphone seperti sekarang. Serta bukan menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.

Pak Soekarno pernah berorasi dan menciptakan sebuah kalimat penyemangat (baca : quote) yang cukup membuat hati para pemuda bergetar. (wesseeh)

"Beri aku 1000 orang tua niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya.

Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,"

Pada masa itu bekerja dengan sangat efektif. Kalo jaman sekarang? Apa seefektif jaman dulu? Maybe yes, maybe no.

Meski banyak pemuda yang diberitakan di media saat ini justru menunjukkan hal yang buruk, Indonesia masih punya kok pemuda yang jauh dari jangkauan media tapi justru "mengguncangkan dunia" dan membawa nama Indonesia. Mungkin tanpa diketahui sedang ada pemuda yang tengah berusaha "mengguncangkan dunia" dengan hasil karyanya.?

Akan NO jika pemuda jaman sekarang diminta untuk melakukan hal yang sama dengan jaman perjuangan kemerdekaan dulu. Pemuda jaman kemerdekaan mengguncangkan dunia dengan perjuangannya melawan penjajah, menggendong senjata dan berperang.

Pemuda jaman sekarang mengguncangkan dunia dengan karya mereka. Mereka berjuang tidak lagi dengan senjata berpeluru, tapi dengan kreatifitas dan ilmu pengetahuan mereka.

Jadi, apa kalimat penyemangat Ir. Soekarno masih relevan dengan kondisi pemuda masa kini.

Saya pikir, iya. :)

?