Mempersalahkan Tuhan (??)

Arsyi Nurani
Karya Arsyi Nurani Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 Februari 2016
Mempersalahkan Tuhan (??)

Tuhan, apa Kau perkenankan aku untuk mempersalahkanMu?

Kata ibuku, aku hanyalah sebagian kecil darinya.

Ya, aku bermula dari sel telur ibuku yang bahkan tak pernah bisa kulihat seperti apa wujudnya.

Guru Biologi hanya memberikan gambaran ilustrasinya saja.

?

Lalu, apa artiku terhadapmu Tuhan??

Sedang dibandingkan dengan ibuku saja aku tidak ada sepersejutanya.

Berhak kah aku mempersalahkanMu atas hidup?

Kuasa apa yang aku miliki hingga aku punya keberanian sebesar itu?

?

Alam semesta saja hanya serupa debu bagiMu,

lalu aku? debu yang sejutamiliar kali lebih kecil dari debu?

Aku terlalu angkuh untuk mempersalahkanMu atas hidup yang kujalani.

Aku terlalu merasa berkuasa untuk mendakwaMu sebagai musabab hidup yang kumiliki.

?

Tapi aku hanya manusia, hamba Mu yang memang tercipta dengan sifat lalai,

sehingga pasti bisa melakukan sebuah dosa.

Aku bukan se suci malaikat yang tak lepas dengan istighfar dan dzikir terhadapMu.

Aku bukan Nabi yang tak pernah lupa untuk selalu bersujud menghamba dengan taat kepadaMu.

Aku manusia yang seringkali kalah dengan godaan syaitan dan jin

Yang terlalu angkuh meninggikan sifat manusia..Padahal itu hanya sebagian kecil dari sifat Mu yang Maha Segalanya.

?

Semua yang Kau berikan, bahagia, cobaan, tangis, ujian, kesulitan, itu bukti cinta pada kami umatMu.

Jikalau saja Kau hendak mengabaikan, akan dengan mudah Kau abaikan.

Aku ingin meronta karena menganggap kesulitan dari Mu ini terlalu berat.

Aku selalu bertanya kenapa. Kenapa Kau beri semua kesulitan ini kepadaku?

Padahal aku tahu Kau telah berjanji, setiap cobaan yang Kau beri, telah Kau sisipkan penyelesaian atas semuanya?

?

Kau Maha menepati janji bukan?

Kau tidak perna ingkar, tidak pernah.

Lalu, apa aku diperkenankan untuk (masih) mempersalahkanMu?

  • view 144