(Hanya) 14 Februari

Arsyi Nurani
Karya Arsyi Nurani Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 05 Februari 2016
(Hanya) 14 Februari

Februari, banyak yang menyebutnya bulan kasih sayang. Kasih sayang? Kenapa hanya bulan Februari? Apakah bulan-bulan lain tidak ada kasih sayang pada diri semua orang? Entah sejak kapan label "bulan penuh kasih sayang" itu tertera pada bulan kedua dalam kalender Masehi yang sudah dua milenium ini kita anut. Apa yang membuat bulan ini menjadi begitu spesial sampai hampir semua orang di belahan bumi manapun begitu suka cita menyambutnya?

VALENTINE, hari kasih sayang (katanya). Hampir semua orang tahu (kecuali yang tidak) tentang hari itu. Valentine dirayakan dan diperingati pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Entah siapa yang menetapkan Valentine pada tanggal itu, entah sejak kapan pula 14 Februari dirayakan sebagai hari kasih sayang. Sudah banyak artikel yang memuat tentang sejarah penetapan tanggal 14 Februari itu sebagai hari kasih sayang. Banyak versinya, banyak ceritanya, tapi ya seperti itulah ceritanya.

Lalu apa yang biasanya dilakukan pada hari itu? Banyak. Bahkan tidak sedikit juga yang benar-benar mempersiapkan hari itu sejak Januari. Mempersiapkan banyak hal agar pada hari kasih sayang itu menjadi momen yang spesial selama satu tahun. Pada hari itu banyak pasangan kekasih yang memberikan kado spesial. Dengan tema serba pink, bunga, coklat, dan segala sesuatu yang berhubungan dengan perlambang kasih sayang. Tidak hanya pasangan kekasih, banyak juga Departement Store,?cafe, atau toko-toko yang menghias tempatnya dengan ornamen bertema pink, menyediakan banyak coklat, bunga, boneka dengan tulisan?Happy Valentine dan banyak lagi.

Apa semua orang merayakannya? Tidak.

Budaya?Valentine bukan berasal dari negara ini. Itu budaya dari orang-orang Barat yang diikuti oleh orang-orang di negara ini. Apa ada yang kontra dengan semua itu? Pastinya. Hal baru tidak selamanya diakui dan diterima oleh semua pihak kan? Ada yang sepakat, ada juga yang tidak. Tapi itu bukan hal penting untuk menumbuhkan sengketa dan perdebatan bukan? Itu hanya pilihan masing-masing orang. Ikuti saja mana yang kita yakini benar. Negara ini kan memberi kebebasan untuk berpendapat.

Apa aku juga merayakannya? Tidak.

Kenapa? Ya tidak saja.

Ajaran agama yang kuanut juga tidak memerintahkan untuk merayakan atau memperingatinya. Tapi tidak ada salahnya kalau kasih sayang diekspresikan dan disampaikan.?

Dulu pernah, waktu masih ABG, jaman masih ingusan, ikut-ikutan dengan?euphoria Valentine. Membuat cokelat dengan bentuk hati, dihias dengan tulisan dan dibungkus dengan pita warna-warni. Pernah. Tapi hanya sekali itu saja. Maklum, belum benar-benar paham dan mengerti apa itu.

Bagiku, kasih sayang tidak hanya pada hari itu kan? Kasih sayang bisa kapan saja diberikan. Dalam bentuk apa saja. Kasih sayang bukan hanya kepada kekasih atau pasangan kan? Lalu bagaimana dengan kami yang tidak memiliki kekasih (re:single), apa tidak bisa merasakan kasih sayang juga? Sedih sekali. Kasih sayang bisa dari siapa saja, kapan saja, di mana saja, dan dalam bentuk apa saja. Mungkin dari orang yang baru kita temui, anak kecil yang sedang bermain, pedagang, alam, dari mana saja (orang tua dan keluarga sudah pasti lho ya).

Bukankah kita juga mendapat kasih sayang yang tak pernah berhenti sejak kita belum ada di dunia sampai nanti kita tiada? Bukankah ada Dia pemberi kasih sayang yang tak pernah meninggalkan kita sekejap matapun? Mungkin, itulah kasih sayang yang hakiki. :)

  • view 225