Bahagia itu

Cute Nurul Azizah
Karya Cute Nurul Azizah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 Januari 2017
Bahagia itu

“Ketik ketik, delete... ketik ketik ketik .. delete..”

Rupanya tidak mudah menuliskan sederet kata - kata yang dapat melukiskan bagaimana bahagianya aku hidup bersamamu, rasanya di pikiranku ini sudah banyak sekali yang ingin ku ungkapkan, bahagiaku, sayangku, cintaku, namun ketika aku mencoba menulisnya dan mulai membacanya aku malah malu dengan apa yang telah ku tulis, agak lucu atau mungkin karena aku tak terbiasa dengan hal-hal yang berbau romantis, aku dan kamu tepatnya. Mungkin jika aku berhasil menyelesaikan untaian kata cinta ini, aku pun tak yakin berani memberikannya untukmu,.

5 tahun sudah aku melewati pagi dan senjaku bersamamu, banyak pelajaran yang kuperoleh semasa hidupku bersamamu. Sejak kau mengubah jalan hidupku dan memberiku gelar baru sebagai “istrimu”, tak hanya suka, duka, sedih , terpuruk , bahagia, juga banyak lagi yang rasanya tak dapat di jelaskan lewat tuts tuts keyboardku, aku masih ingat betul bagaimana susahnya saat sepulang kerja dan ternyata motor yang kita kendarai tiba2 mati karena kehabisan bensin dan stasiun pengisian bahan bakar terletak cukup jauh,

Belum lagi saat itu hujan turun. meski tidak terlalu deras, dan kita melewatinya seraya melemparkan senyum ke arah satu sama lain,  hahhhh beginikah cinta yang di anugerahkan yang maha kuasa, begitu indah, dan tidak bisa dipikir dengan nalar manusia waras ? bagaimana bisa sepulang kerja, keadaan lelah, lapar, hujan, motor mogok dan kita tetap melangkah seraya tertawa dan dipenuhi perasaan bahagia.

 “udah sering ya kita kaya gini nda “ ucapmu membuka obrolan

 “Udah beberapakali bi”

“besok deh dibenerin meterannya” saya juga lupa, daritadi ngga”ngeh” tadinya mau ngisi deket kantor kamu, tapi lupa”

“masih jauh ya bi , pom bensin nya?”

“Lumayan nda, hehehe “

‘Masih Inget ngga, pas kemaren mau berangkat kerja rantai motor kita putus, trus kamu terpaksa naik gojek. Dan aku cari bengkel motor biar bisa jalan lagi?”

“Ingetlah.. itu panas banget waktu dipinggir jalan , matahari berasa banget”

“Terus, waktu ban motor bocor, itu malah udah beberapa kali ya nda”

“Hahaha udah sering bi, “semoga besok kita bisa beli motor baru ya”

“amiiin” ucapmu seraya membalikkan wajamu dan memandangku yang berada tepat di belakangmu,

 

Aku tak merasa sedih saat itu, mugkin karena bahagiaku bersamamu,

Saat kau berulang tahun dan aku memberimu kado yang telah lama kau inginkan, percayalah., saat kamu berulang kali tersenyum padaku karena senang mendapat hadiah itu,. Saat kamu tak bisa menyembunyikan bahagiamu, ternyata lebih sulit bagiku untuk juga menyembunyikan bahagiaku karena melihatmu bahagia, agak berbelit belit tapi itulah perasaanku saat itu, aku tersenyum sendiri saat aku dibelakangmu, melihat pundakmu dan bahasa tubuhmu yang dipenuhi gurat – gurat bahagia,. Terimakasih untuk 5 tahun ini,

Banyak yang kupelajaridi 5 tahun perkawinan kita.semoga kedepannya kita bisa menjadi lebih baik, bisa jadi contok yang baik untuk anak kita, dan juga semoga kita bisa menjadi pasangan yang lebih baik lagi untuk satu sama lain.

 

Cute nurul azizah

Bekasi, 16 Januari 2017

  • view 124