Hakim Keadilan Rapuh

Fajar  Suryana
Karya Fajar  Suryana Kategori Puisi
dipublikasikan 14 Mei 2017
Hakim Keadilan Rapuh

Hakim Keadilan Rapuh

Aku yg mencuat dari gelapnya rahim
Dg segenap awam yg ku genggam
Yg ku pikir hanya menggapai nafas

Detik kian menua
Ketika hijrah menjajah masa
Memburu berjuta ilmu

Aku berjalan sendiri
Mencoba seimbang dg bimbang
Mendekap, siku yg ku pegang

Aku seperti direnggut sunyi
Aku haus dalam diri
Sebuah rasa berkelana
Menjamah jiwa sampai sukma

Tak ku kenal cinta
Ku nikmati ku kira semestinya
Tiba waktu menggandeng nalar
Menghadirkan hakikat norma

Bagai segelintir terdakwa
Dalam pengadilan asmara
Menanti jatuhnya hukuman

Sang hakim keadilan rapuh
Aku yg tak tau apa
Hanya ingin menghapus hampa
Aku dilaknat serendah tanah

Hanya karena ini rasa
Entah dari siapa
Ketika aku harus jatuh cinta
Ku tawar tak bisa

Aku dianiaya pahitnya air mata
Dikesampingkan tanpa harga
Diadili pukul bukan rangkul
Seperti bukan manusia

Hanya karena dia bukan hawa
Terhadapnya ku taruh rasa
Aku harus berjalan bersama sepi
Memikul tangis sendiri.

Andai kau berdiri disini
Ditempat aku berdiri
Niscaya nurani menghampiri

05 Oktober 2016
 
 

  • view 52