Sepasang Penulis Yang Menggenap - 23 September 2016.

arka
Karya arka  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 23 September 2016
Sepasang Penulis Yang Menggenap - 23 September 2016.

                Menulis, memasak, dan menyanyi adalah kegiatan yang hampir bisa dilakukan oleh kebanyakan orang pada umumnya di dunia ini. Namun soal hasil tentu tidak semua orang bisa sama atau bahkan istimewa. Diperlukan semacam resep dan juga  Factor X  untuk menjadikan tulisan, masakan atau suara terlihat dan terasa keistimewaan atau kelezatannya. Bicara soal tulisan, tentu saja kebanyakan orang bisa menulis, karena membaca dan menulis merupakan aktivitas yang umum dan lazim serta dilakukan hampir setiap hari dengan intensitas yang tak sedikit, namun tidak semua tulisan bisa menjadi tulisan yang ditunggu-tunggu untuk dibaca, dipahami dan mendapatkan kesan dan tempat istimewa hingga sampai dihati pembacanya. Butuh teknik, kepekaan, bakat serta pengalaman yang tak sedikit untuk menciptakan tulisan yang berdaya juga beretika.

                23 September 2016,

Sejak pukul 10.00 WIB pagi tadi pikiran saya terus menerus merayu diri sendiri, untuk minimal mencatat dan menjadikan momoentum langka ini dalam catatan penting saya. Ialah Kurniawan Gunadi yang kerap disapa MASGUN dalam salah satu akun media sosialnya (tumblr.com), penulis yang dalam segi peran serta kegiatannya begitu banyak menyumbangkan motivasi serta inspirasi untuk diri saya pribadi dan teman-teman saya yang kemudian juga sepaham dengan pemikiran-pemikiran beliau dalam berbagai karyanya.

Ada berbagai media sosial beliau yang tak sedikit orang metahui dan memang tak jarang dan hampir tak pernah sepi dengan pembaca serta penikmat-penikmat karyanya, diantaranya adalah Suara Cerita yang menjadikan tulisan-tulisan beliau bukan hanya bisa dibaca, namun juga bisa diperdengarkan dan dirasakan analogi-analogi serta hikmah yang didapatnya dan ingin disampaikan kepada orang lain, kemudian kedua buku beliau yang bernama Hujan Matahari dan Lautan Langit yang menjadi koleksi buku pertama (selain buku pelajaran) saya  dan membuat pikiran serta hati saya bersemangat untuk mendorong jari-jari ini menulis apapun yang terlintas, entah akan dibaca orang lain ataupun tidak yang penting nulis dulu direvisi nanti. Setelah saya membaca buku Lautan Langit yang sepertinya membangunkan sisi penting dalam diri saya, membuat rasa penasaran mengepung dan terus melintas dipikiran hingga sampailah kepada instagram serta tumblr beliau yang juga penuh dengan tulisan-tulisan inspiratif serta menuntun saya untuk lebih giat lagi membaca serta memahami kehidupan ini, termasuk hakikat mengendalikan persaaan dalam diri sendiri.

“Terimakasih banyak Mas Gun atas motivasi serta karya-karya inspiratif nya, dihari kebahagian anda ini hanya doa-doa serta usaha terbaik (versi saya) yang bisa saya kirimkan”.

Momentum menggenap (menikah) anda sekaligus menggerakkan banyak orang untuk juga bersemangat berbagi kebahagiaan kepada orang lain.

Arah Musim; adalah nama buku ketiga yang beliau tuliskan juga sekaligus menjadi karya indah yang terlahir dari kolaborasi sepasang penulis (Aji Nur Afifatul Hasna & Kurniawan Gunadi) yang ternyata bukan hanya berkolaborasi dalam tulisan, namun juga akan terus berkolaborasi dalam menjalani kehidupan di dunia ini. “Berkolaborasi untuk Sehidup Sesurga” kalau kata Bang Fahd Pahdepie (hehe...peace ya Bang :D). Terlihat dan terasa menarik karena buku ketiga beliau ini yang dicetak terbatas hanya 280 buku (dan mungkin tidak dicetak lagi dan alhamdulillah saya berhasil beruntung dalam 280 pemesan buku tersebut) Buku yang didonasikan dihari pernikahan beliau lewat sebuah situs online penyedia jasa donasi (www.kitabisa.com) dengan harga berapapun seikhlasnya (berapapun nominalnya) dan “seluruh hasil dari buku ini akan didonasikan melalui dompet kebaikan milik kitabisa.com untuk saudara-saudara kita yang lebih membutuhkan.” Begitu tulisan beliau dalam media sosial pribadi beliau.

Satu diantara sekian banyak kalimat menarik ada di halaman 23 yang bunyinya, “Pernikahan bagi kami adalah ajang kolaborasi yang paling tinggi”.

Selamat Menggenap dan Selamat Berkolaborasi Mas Gun (Kurniawan Gunadi) dan Mbak Apik (Aji Nur Afifatul Hasna).

Akhirnya, saya pribadi hanya bisa mendoakan semoga prosesi penggenapan ini senantiasa diridloi Allah SWT, termasuk dalam golongan hambanya yang senantiasa beriman, senantiasa diberkahi hingga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah serta menjadi keluarga yang Sehidup Sesurga. Aamiiin... aamiiin... yaa mujibassailiin.

Gambar dari sini, sini

  • view 244