Mata dan Hatiku berkhianat (Diteror kemunafikan diri sendiri).

arka
Karya arka  Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 04 April 2016
Mata dan Hatiku berkhianat (Diteror kemunafikan diri sendiri).

Mataku berkhianat, padahal sudah berjanji pada diri sendiri bahkan sempat mengatasnamakan Alloh menjaga pandangannya.
Lalu hatiku ikut berkhianat, berniat dan melakukan (lagi) dosa-dosa kecil...padahal sudah berjanji akan mengurangi kekhilafan-kekhilafan seperti sebelum-sebelumnya... kalau mata dan hati sudah begini bagaimana dg tangan, kaki dan anggota tubuh yang lain? Mana berani membantah... sementara pikiran diteror kemunafikan diri sendiri.
Mata menjadi yang pertama tergoda kemudian disusul yang lainnya...

  • view 239

  • arka 
    arka 
    1 tahun yang lalu.
    hehe karena perspektif saya proses kreatifnya di tulisan saya sendiri mas, bukan diproses memperbaiki dirinya

    • Lihat 2 Respon

  • Irfan Kriyaku.com
    Irfan Kriyaku.com
    1 tahun yang lalu.
    Hehehe.. seperti diri saya nih.. tapi maaf, ini apakah sebuah proses kreatif? Klo gitu saya gak setuju jika taubat dibilang proses kreatif.. :-(